Sukses

ISPA dan Sesak Napas

19 Nov 2014, 16:52 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok, saya sering berkeringat di daerah wajah, sesak nafas, batuk berdahak, dan flu apakah itu infeksi saluran pernafasan akut ? Lalu obat untuk sesak nafas itu sendiri apa ?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter

Apakah Anda sudah berobat ke Dokter sebelumnya? Sejak kapan keluhan dirasakan?

Keluhan batuk dan pilek sebenarnya perlu dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu Selesma (Common Cold) dan Influenza. Yang pertama disebabkan oleh golongan Rhinovirus (cold virus), dan bergejala lebih ringan daripada yang kedua. Yang kedua disebabkan oleh virus Influenza, dimana batuk dan pilek terjadi lebih lama, disertai dengan demam tinggi dan pegal-pegal atau rasa lemas pada otot. Penyakit ini membutuhkan pengobatan lebih khusus dan terkadang perlu untuk dirawat. Keduanya meskipun memiliki gejala yang hampir sama namun merupakan penyakit yang berbeda. Keduanya disebabkan oleh virus dan ditularkan lewat udara atau kontak langsung lewat droplet /udara saat seseorang bersin, batuk, pilek.

Pada keduanya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Daya tahan tubuh memegang peranan penting
    Cold virus maupun virus influenza ada di sekitar kita, sehingga infeksi sangat mudah terjadi. Untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi, daya tahan tubuh berguna untuk melawan infeksi. Faktor seperti kehujanan, berenang terlalu lama, kurang tidur, terlalu capai, kedinginan dan lainnya berperan. Ketika daya tahan tubuh kita kurang baik karena istirahat yang kurang, asupan nutrisi kurang seimbang dan kurang olahraga, maka faktor-faktor di atas dapat memperberat infeksi virus yang telah terjadi atau mempermudah terjadinya infeksi.

  2. Dapat terjadi infeksi sekunder oleh bakteri
    Jika infeksi virus ini tidak segera sembuh maka dapat terjadi infeksi sekunder oleh bakteri. Biasanya ditandai dengan dahak atau cairan ingus yang lebih kental, berwarna kehijauan, keluhan yang tak kunjung reda dan lebih lama. Pada infeksi virus influenza yang tidak segera ditangani, penyakit dapat menjadi semakin berat hingga menyebabkan radang paru. Pada tahap ini, diperlukan pengobatan antibiotik untuk proses penyembuhan.

  3. Jika dalam 2-3 hari tidak sembuh, perlu mengunjungi dokter
    Selesma dapat diatasi sendiri dengan pengobatan rumah atau pengobatan bebas untuk mengatasi keluhan. Istirahat dan cairan yang cukup, konsumsi nutrisi bergizi seimbang, sayur serta buah-buahan dapat membantu mempercepat pemulihan. Namun, jika keluhan tidak dapat diatasi sendiri dalam 2-3 hari sebaiknya segera mengunjungi dokter. Terlebih jika ada kecurigaan infeksi virus influenza, maka memerlukan penanganan segera. Jika ada kecurigaan infeksi bakteri sekunder, jangan mengkonsumsi antibiotik sendiri sembarangan. Hal ini sering menyebabkan pengobatan dengan dosis dan lama yang tidak tepat sehingga memicu terjadinya kekebalan terhadap antibiotik.

  4. Dapat dicegah dengan cara sederhana: Mencuci Tangan
    Mencuci tangan adalah kunci penting dalam pencegahan segala penyakit, termasuk selesma dan influenza. Dengan menjaga kebersihan dan mencuci tangan, rantai penularan penyakit dapat diputus.

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Untuk itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap secara langsung oleh Dokter. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung).

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)

  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari

  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi.

Bagaimana dengan keluhan Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi

  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas

  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)

  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)

  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan

Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya. 

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. Apabila gejala yang Anda alami lama sembuhnya, kemungkinan terdapat penyebab lain (misalkan terdapat infeksi bakteri, sehingga dibutuhkan antibiotik), terdapat alergi (seperti alergi dingin, debu, atau lainnya), atau dikarenakan daya tahan tubuh yang lemah, sehingga kurang mampu melawan penyakit yang Anda alami. Kami menyarankan Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, memastikan penyebab keluhan Anda, serta pengobatan optimal.

Semoga penjelasan ini dapat dipahami.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar