Sukses

Haid Tidak Lancar Setelah Melahirkan

19 Nov 2014, 09:13 WIB
Wanita, 30 tahun.

mengapa sesudah melahirkan haid jadi tidak lancar?saya pernah kb suntik beberapa bulan....sudah berhenti selama 2 tahun tetapi haid tetap tidak teratur....apa ada hubungan dengan hormon?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Jika Anda memberikan ASI kepada anak Anda, maka wajar saja jika Anda mengalami gangguan menstruasi. Isapan bayi pada payudara ibu saat minum ASI akan menekan hormon-hormon reproduksi lain yang diperlukan untuk terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur) dan untuk terjadinya menstruasi. Karena itu, selama ibu memberikan ASI ekslusif, secara otomatis ibu tersebut juga telah menggunakan suatu metode kontrasepsi yang dikenal sebagai metode amenore laktasi (MAL), sehingga dirinya tidak akan hamil lagi selama memberikan ASI ekslusif dan tidak mengalami haid.

Seiring dengan bertambahnya usia anak, ibu akan mulai memberikan makanan tambahan lain sebagai pendamping ASI. Pemberian makanan lain itu akan mengurangi frekuensi isapan bayi pada payudara ibu, sehingga secara perlahan kesuburan ibu akan kembali, dan ibu akan mendapat haid kembali dan memiliki peluang untuk hamil kembali. Jika ibu ingin menunda kehamilan, maka sebaiknya  ibu mulai mempertimbangkan untuk segera menggunakan kontrasepsi, tanpa perlu menunggu siklus menstruasi kembali normal.

Untuk Ibu menyusui, dianjurkan untuk menggunakan KB yang hanya berisi progesteron saja. Untuk itu ada beberapa pilihan jenis KB untuk Ibu menyusui, yaitu: KB suntik, implan, mini pil atau AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim). Untuk pemilihannya, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang memberikan pil KB agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan, keuntungan, kerugian dan pertimbangan-pertimbangan pribadi.

Berikut kami sertakan pilihan-pilihan metode kontrasepsi untuk informasi Anda: Keluarga Berencana (KB).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar