Sukses

Gangguan Reproduksi dan Menstruasi

19 Nov 2014, 09:57 WIB
Wanita, 36 tahun.

saya sdh menikah 9 thn. saya sdh laparascopy thn 2012, tetapi tetap belum py keturunan. (kami menyerah dan memutuskan adopsi). sudah 1 tahun ini saya datang bulan cm 1-2hari, sdh USG, peluruhan didnding rahim normal, sejak umur 19 tahun saya sering anemia. apakah saya tanda2 manapouse dini ? Apa yang harus saya lakukan dan konsumsi?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Perlu diketahui bahwa pasangan dikatakan tidak subur apabila belum mendapatkan keturunan setelah menikah selama satu tahun, dan berhubungan intim dengan frekuensi 2 hingga 3 kali perminggu tanpa menggunakan kontrasepsi. Untuk mendapatkan keturunan tentunya dibutuhkan kerja sama dari kedua belah pihak, baik suami maupun istri.

Sudahkah Anda dan pasangan melakukan pemeriksaan menyeluruh?

Berikut adalah beberapa faktor pada suami maupun istri yang berpengaruh dalam kesuburan:

Suami

Istri

Siklus menstruasi normal memang berlangsung selama 21-35 hari. Biasanya 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Adapun gangguan siklus menstruasi umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dan lain sebagainya.

Faktor yang melatarbelakangi gangguan siklus menstruasi adalah gangguan hormonal atau gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan  beserta dengan Dokter Spesialis Andrologi, agar masalah yang melatarbelakangi gangguan kesuburan pun dapat ditemukan dan tata laksana terbaik dapat dipilih.

Apabila tindakan inseminasi tidak berhasil, Anda dan pasangan dapat mencoba program bayi tabung.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar