Sukses

HPV Pada Pria

16 Nov 2014, 21:34 WIB
Pria, 27 tahun.

Saya menderita sakit kelamin HPV, apa yg menyebabkannya dan bagaimana pengobatannya?terimakasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

HPV (Human Papilloma Virus) merupakan suatu jenis virus  DNA dari famili papillomavirus yang dapat menyerang manusia. HPV terutama menginfeksi kulit dan jaringan mukosa, termasuk genital/alat kelamin, mulut dan tenggorokan. Terdapat lebih dari 100 jenis HPV. HPV-16 atau HPV-18 adalah jenis virus HPV yang memiliki risiko tinggi dan paling banyak ditemukan sebagai penyebab kanker serviks. Sedangkan HPV-6, HPV-11, dan beberapa jenis HPV lainnya memiliki risiko rendah dan biasanya menimbulkan tumor jinak.

Berdasarkan risikonya, HPV dibagi menjadi dua:

HPV risiko rendah

  • Contoh: HPV-1 HPV-6, HPV-11
  • Tumor jinak/ kutil di kulit (veruka vulgaris) atau di kelamin (kondiloma akuminatum)

HPV risiko tinggi

  • Contoh: HPV-16 dan HPV-18
  • Tumor ganas/kanker: serviks, faring/tenggorokan, mulut

HPV sangat mudah menular melalui kontak langsung dengan kulit atau melalui hubungan seksual (pada HPV genital). Berikut beberapa langkah untuk menghindari penyebaran virus ini:

  • Menghindari kontak langsung dengan kulit penderita yang memiliki kutil. Meski begitu, tidak semua orang yang mengalami kontak dengan HPV akan ditumbuhi kutil, tergantung pada sistem kekebalannya
  • Vaksinasi. Dilakukan 3 kali dalam 6 bulan sebagai pencegahan primer. Pencegahan ini mengurangi tingkat risiko sampai 98 persen, apalagi dilakukan dalam rentang waktu usia 9-26 tahun atau minimal enam bulan sebelum menikah
  • Tidak melakukan hubungan seks bebas karena selain meningkatkan risiko tertular HPV juga meningkatkan risiko infeksi menular seksual lainnya.

Kutil bisa diterapi dengan obat topikal (tingtur podofilin, asam trikloroasetat) atau dengan bedah beku/laser/skalpel. Sedangkan untuk kanker serviks dan kanker lainnya yang disebabkan oleh HPV memerlukan penanganan yang lebih komprehensif termasuk operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi.

Kami sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin agar dapat dilakukan sesi konsultasi dan pemeriksaan secara langsung guna memutuskan pemilihan terapi yang sesuai dengan kondisi Anda.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar