Sukses

Tanda Bayi Tertular Toksoplasma

30 Mar 2015, 19:32 WIB
Wanita, 26 tahun.

Selamat siang dok, saya mau tanya. Saat saya hamil saya terkena virus toxoplasma saat anak saya lahir dokter diRS saya lahiran bilang bahwa anak saya sehat saja, cuma yang saya takutkan apakah toxo bisa tertular lewat asi dan apa benar jika ibu yg sudah terkena toxo anak pasti akan tertular. Tanda" bayi terkena toxo apa yah dok? Ditunggu jawabannya terima kasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Infeksi TORCH (toksoplasma, rubela, cytomegalovirus/CMV dan herpes simplex) adalah  sekelompok infeksi yang dapat ditularkan dari wanita hamil kepada bayinya. Ibu hamil yang terinfeksi TORCH berisiko tinggi menularkan kepada janinnya yang bisa menyebabkan cacat bawaan.

Beberapa kecacatan janin yang bisa timbul akibat TORCH yang menyerang wanita hamil antara lain kelainan pada saraf, mata, kelainan pada otak, paru-paru, mata, telinga, terganggunya fungsi motorik, hidrosepalus, dan lain sebagainya.

Infeksi Toksoplasma disebabkan oleh parasit yang disebut Toxoplasma gondii. Toxoplasma gondii dapat menginfeksi sebagian besar mamalia termasuk manusia. Parasit ini ditularkan melalui daging yang dimasak setengah matang atau mentah atau melalui kontak dengan kotoran hewan (kucing, anjing, kambing, domba, babi, dan lain-lain) yang terinfeksi.

Sebagian besar kasus infeksi toksoplasmosis tidak menunjukkan gejala klinik. Satu-satunya cara untuk menentukan apakah seorang ibu terinfeksi atau tidak adalah dengan pemeriksaan serum darah yang akan menunjukkan ada tidaknya parasit Toxoplasma gondii. Sebenarnya toxoplasma bukanlah penyakit menular kepada pasangan, tetapi menular pada keturunan.

Pemeriksaan toksoplasma dapat dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan  TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes). Sebaiknya toksoplasma diperiksa pada kehamilan trimester pertama agar apabila terdeteksi terdapat TORCH dapat segera ditangani. Cara mengetahui infeksi TORCH adalah dengan mendeteksi adanya antibodi dalam darah pasien, yaitu dengan pemeriksaan :

  • Anti-Toxoplasma IgM dan Anti-Toxoplasma IgG (untuk mendeteksi infeksi Toxoplasma)
  • Anti-Rubella IgM dan Anti-Rubella IgG (Untuk mendeteksi infeksi Rubella)
  • Anti-CMV IgM dan Anti-CMV IgG (untuk mendeteksi infeksi Cytomegalovirus)
  • Anti-HSV2 IgM dan Anti-HSV2 IgG (untuk mendeteksi infeksi virus Herpes)

Pemeriksaan laboratorium mutlak diperlukan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Pemeriksaan yang lazim dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi toxoplasma adalah Anti-Toxoplasma IgG, IgM dan IgA, serta Aviditas Anti-Toxoplasma IgG. Pemeriksaan tersebut perlu dilakukan pada orang yang diduga terinfeksi Toxoplasma, ibu-ibu sebelum atau selama masa hamil (bila hasilnya negatif pelu diulang sebulan sekali khususnya pada trimester pertama, selanjutnya tiap trimester), serta bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi Toxoplasma.

Adanya antibodi IgG terhadap Toxoplasma gondii mengindikasikan adanya infeksi organisme ini pada masa lampau. Sementara IgM menunjukkan adanya infeksi baru oleh parasit ini.??IgG pada fase awal infeksi tidak akan terdeteksi IgG baru dapat terdeteksi setelah 1-2 minggu setelah infeksi. Puncaknya akan dicapai pada 6-9 minggu dan kemudian akan menurun secara bertahap dalam waktu bulanan atau bahkan tahunan. Nilainya sendiri tidak berhubungan dengan parahnya penyakit.

Infeksi toksoplasma pada janin (Congenital Toxoplasmosis) timbul akibat infeksi primer AKUT pada ibu, ketika sedang hamil. Berat ringannya tergantung kapan ibu hamil tersebut terkena infeksi. Pada kehamilan 3 bulan pertama, parasit jarang yang menembus plasenta dan menyerang janin, namun bila ternyata bisa menyerang janin, maka janin itu akan menderita banyak masalah kesehatan. Sebaliknya pada kehamilan 3 bulan terakhir, banyak parasit yang dapat menembus plasenta dan menyerang janin, tapi justru sedikit resiko kesehatan bagi janin itu.

Infeksi TORCH dapat menyebabkan 5-10 persen keguguran dan cacat bawaan pada janin yang meliputi gangguan pendengaran, retardasi mental serta kebutaan. Sebagian besar bayi terinfeksi dalam kandungan dilahirkan tanpa tanda-tanda jelas toksoplasmosis pada pemeriksaan rutin bayi baru lahir, hingga 80 persen mengakibatkan cacat visual di kemudian hari. Indikasi infeksi pada bayi dapat diketahui melalu USG yang memperlihatkan adanya cairan berlebihan pada perut, pengapuran pada otak serta pelebaran saluran otak. Bayi yang terinfeksi toksoplasma akan mengalami gangguan fungsi saraf yang mengakibatkan keterlambatan perkembangan psikomotor dalam bentuk gangguan kecerdasan maupun keterlambatan perkembangan bicara, serta kejang kejang dan kekakuan yang akhirnya menimbulkan keterlambatan motorik.

Oleh karena itu, selain pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan fisik menyeluruh juga diperlukan untuk mengetahui ada atau tidaknya manifestasi klinis dari infeksi toksoplasma pada anak.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar