Sukses

Vertigo Dan Diabetes

26 Nov 2014, 15:33 WIB
Pria, 37 tahun.

Salam, apakah ada hubungannya fluktuasi gula darah yg tinggi dengan VERTiGO? apakah orang bisa mengalaminya walaupun tidak memiliki riwayat gula keturunan? bgmn menanggulanginya?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Bapak/Saudara yang terhormat.
Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.
 
Izinkan saya menjelaskan sedikit mengenai vertigo. Vertigo didefinisikan sebagai rasa pusing berputar, sehingga sekeliling kita atau diri kita terasa berputar. Vertigo sendiri dapat dibedakan menjadi dua:
  1. Vertigo sentral: gangguan pada saraf otak
  2. Vertigo perifer: gangguan pada kanalis semisirkularis telinga, penyebab paling sering dari vertigo

Pada vertigo perifer, pencegahan yang terbaik adalah dengan mengatasi masalah pada organ keseimbangan tersebut, hal ini dapat dilakukan oleh dokter ahli telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) atau oleh dokter spesialis saraf. Dokter akan melakukan manuver-manuver yang berhubungan dengan posisi tubuh Anda (Hallpike maneuver) sehingga dapat mengurangi atau menyembuhkan vertigo. Bila sudah terlanjur terkena vertigo, pengobatan sederhana yang dapat menolong Anda adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan, memejamkan mata, dan menjaga agar posisi kepala tidak bergerak. Apakah Anda saat ini mengalami keluhan pada organ telinga?

Kemudian mengenai kaitannya dengan fluktuasi kadar gula darah, ada beberapa kondisi selain vertigo namun mirip dengan vertigo seperti pusing, rasa ingin jatuh atau kehilangan keseimbangan, yang merupakan gejala dari hipoglikemia. Hipoglikemia adalah rendahnya kadar glukosa dalam darah yang sering terjadi pada pengidap diabetes. Otak kita kemudian ikut kekurangan glukosa sebagai sumber energi sel. Hipoglikemia dipicu oleh asupan makanan yang kurang, atau karena penggunaan obat anti diabetik yang berlebih. Keluhan tersebut merupakan manifestasi dari kadar gula yang rendah dan harus segera dikoreksi misalnya dengan segera makan. 
 
Kadar gula darah yang tinggi (Hiperglikemia) juga dapat menimbulkan gejala pusing pada kepala. Pada pasien diabetes, tingginya kadar gula darah akan memicu dehidrasi sel dan beberapa manifestasi gejalanya adalah pusing atau rasa ingin jatuh, tekanan darah rendah, dan rasa sangat haus. 
 
Perlu diketahui pula faktor risiko diabetes selain dari riwayat keluarga. Terdapat 2 jenis faktor risiko diabetes antara lain:

 

Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi: 

  • Riwayat diabetes di keluarga
  • Umur (risiko meningkat seiring usia bertambah)
  • Riwayat diabetes saat hamil (diabetes gestasional) bagi wanita
  • Riwayat berat badan lahir rendah (<2500 gram)

Faktor risiko yang dapat dimodifikasi: 

  • Berat badan lebih (IMT >23, atau BB >120% BB idaman)
  • Aktivitas fisik kurang; hipertensi (tekanan darah >140/90 mmHg)
  • Dislipidemia (kolesterol HDL=35 mg/dL, trigliserida ≥250 mg/dL)
  • Memiliki riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Diet tidak sehat (asupan tinggi gula dan rendah serat)
Bagaimana dengan Anda? kami menyarankan Anda berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang lengkap agar Anda memperoleh penanganan optimal.
 
Berikut artikel terkait yang dapat menambah informasi Anda:
 

 

?Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.
 
Salam,
Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar