Sukses

Haruskah Obat Hipertensi Diminum Seumur Hidup?

27 Mar 2015, 18:18 WIB
Wanita, 47 tahun.

Assalamualaikum dokter. Apakah rasa takut/khawatir yg berlebihan bs menimbulkan tekanan darah yg tinggi? Ibu saya di vonis sakit hipertensi pada tahun 2011. Pada saat itu tensi ny sampai 280 dan tangan kanan ibu saya hampir lumpuh. Dia merasa lemas dan kebas. Setelah minum obat pencahar darah dr dokter tempat kami brobat tangan ibu saya berangsur sembuh dok. Ketika sakit berat badan ibu saya turun drastis di angka 45kg dr 65kg. Ibu saya pun rutin minum obat darah tinggi amlodiphin sampai skrg krn sdh cocok dok dan menjaga pola makan nya dgn mengurangi garam. Apakah ibu saya harus minum obat seterus ny dok? Mengingat kata dokter ibu saya jika tdk minum obat maka akan merusak ginjal. Apakah faktor pikiran jg mempengaruhi tensi? Ibu saya tipe orang yg takut akan sesuatu hal yg blum tentu trjdi seperti rasa was was gitu dok. Terima kasih klikdokter

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Memang benar, pada saat dalam kondisi takut atau khawatir tekanan darah dapat meningkat, sejalan dengan kerja jantung yang meningkat juga akibat pelepasan hormon adrenalin tubuh. Namun tentunya kondisi ini tidak bertahan lama, dan tekanan darah pun juga akan menurun ketika sudah tenang.

Hipertensi memang tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikontrol saja, oleh karena itu pengendalian pola hidup mempunyai peranan penting dalam penangan hipertensi. 

Sekilas izinkan kami menjelaskan seputar hipertensi. Seseorang dikatakan menderita tekanan darah tinggi (hipertensi) jika dalam 3 kali pengukuran tekanan darah berturut-turut di waktu yang berbeda menunjukkan hasil tekanan sistole (angka yang pertama) ≥ 140 mmHg atau tekanan diastole (angka yang kedua) ≥ 90 mmHg. Hasil tekanan darah yang tinggi hanya dengan satu kali pemeriksaan belum dapat didiagnosis menderita tekanan darah tinggi karena hasil tekanan darah dapat meningkat saat seseorang dalam kondisi stres atau setelah beraktivitas, dll. Jika setelah beberapa kali pemeriksaan didapatkan hasil tekanan darah Anda lebih tinggi dari normal, dapat dikatakan bahwa Anda menderita darah tinggi. 

Meskipun hipertensi tidak dapat disembuhkan secara total, hanya bisa dikontrol saja namun bukan berarti penderitanya harus mengkonsumsi obat-obat hipertensi sepanjang hidup, yang terpenting adalah menjaga pola hidup sehat dalam mengatasi hipertensi. Berikut adalah beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat ibu Anda lakukan untuk membantu pengobatan hipertensi yang diderita, sehingga penggunaan obat pun dapat diminimalisasi di kemudian hari :

  • Olah raga teratur, dengan frekuensi 3 kali per minggu dan durasi minimal 30 menit
  • Jaga berat badan agar tetap ideal
  • Kurangi asupan garam
  • Hindari konsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng
  • Tingkatkan konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur
  • Hindari rokok dan asap rokok
  • Hindari konsumsi alkohol.

Namun jika dengan melakukan perubahan gaya hidup tersebut tekanan darah ibu Anda tetap tinggi, maka diperlukan terapi dengan obat-obatan untuk mengatasi hipertensi ibu Anda dengan melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Hipertensi yang tidak diterapi dapat menyebabkan berbagai komplikasi berupa gangguan jantung, pembuluh darah, gangguan ginjal, merusak kerja mata, menimbulkan kelainan atau gangguan kerja otak, dll.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar