Sukses

Mengatasi Maag Saat Hamil

25 Mar 2015, 20:47 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok sy ingin bertanya, sy sedang hamil 12 minggu. sudah dua hari ini sy merasakan perut bagian atas (ulu hati) terasa kaku dan kemudian rasa kaku itu berjalan ke perut bagian bawah. rasa kaku ini hilang sendiri setelah beberapa menit. sy memang punya riwayat penyakit maag. Mohon penjelasan...

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Yang pertama perlu dilakukan adalah mencari tau penyebab dari keluhan nyeri perut yang anda rasakan tersebut apakah benar karena maag atau akibat penyakit lain. Oleh karena itu dibutuhkan informasi lebih lanjut dari wawancara medis dan pemeriksaan fisik secara langsung yang sayangnya tidak dapat kami lakukan pada fitur ini.

Perut perih, mual, rasa tidak nyaman, kembung, mual hingga muntah adalah kumpulan gejala yang termasuk dalam sindrom dispepsia. Dispepsia dalam kehamilan disebabkan karena adanya refluks /aliran balik dari cairan asam yang berasal dari lambung menuju esofagus. Lapisan pada esofagus biasanya dapat mengatasi cairan asam tersebut dalam jumlah wajar, namun jika terlalu banyak dapat menimbulkan peradangan pada lapisan tersebut sehingga pada akhirnya timbulah gejala-gejala dispepsia.

Adanya tautan yang terdapat diantara lambung dan esofagus (sphincter esofagus) dapat mencegah kejadian refluks asam lambung. Namun pada kehamilan, karena adanya peningkatan kadar hormon tertentu dapat menyebabkam sphincter tersebut menjadi lebih longgar sehingga dan kejadian refluks asam lambung menjadi sulit dicegah. Selain itu, ukuran bayi yang besar dapat meningkatkan tekanan dalam perut. Salah satu atau kedua fakta tersebut  dapat memicu timbulnya sindrom dispepsia. 

Sebelum mengatasinya dengan obat-obatan, perhatikanlah gaya hidup Anda. 

  • Hindari makanan yang pedas dan merangsang;seperti cokelat, minuman alkohol, minuman panas, kopi. 
  • Makanlah dalam porsi kecil namun sering
  • Berhenti merokok jika Anda seorang perokok
  • Perbaiki posisi duduk, jika Anda cenderung membungkuk, hal tersebut dapat memicu terjadinya refluks asam lambung
  • Jika Anda sering merasakan gejala saat tidur malam hari, sebaiknya Anda berhenti makan dan minum paling tidak 3 jam sebelum tidur.
  • Stop obat-obatan yang dikonsumsi selama kehamilan yang mungkin menyebabkan timbul gejala. 

Jika perubahan gaya hidup tidak membantu, maka pertimbangkanlah obat yang dapat meredakan gejala. Golongan obat Antasid yang dijual sebagai obat maag di pasaran terbukti aman untuk digunakan oleh wanita hamil. Konsumsi Antasid bekerja berlawanan dengan suplemen tablet besi, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan. Konsumsi Antasid paling tidak dua jam sebelum atau sesudah konsumsi tablet besi.

Sedangkan jika gejala menetap, dokter dapat meresepkan golongan obat Ranitidine yang juga aman dikonsumsi ibu hamil.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar