Sukses

Penyakit ADEM

20 Nov 2014, 14:55 WIB
Wanita, 30 tahun.

Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah artikel. Disitu disebutkan bahwa ada seorang anak, dua hari setelah vaksin influenza anak tersebut mengalami kelumpuhan total. Yang ingin saya tanyakan, apakah vaksin tersebut yang memicu kelumpuhan tersebut ataukah hal2 yang lain? Disitu disebutkan penyakitnya ADEM. Saya lupa kepanjangannya. Mohon agar dapat di informasikan sejelas2nya. Mohon juga diberikan beberapa penjelasan mengenai gejala penyakit tersebut Sebab saya berencana akan melakukan vaksinasi influenza terhadap anak saya (4th 10bln).

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Penyakit ADEM (Acute Disseminated Encephalomyelitis) termasuk dalam kategori Penyakit autoimun, yang timbul akibat respon kekebalan terlalu aktif dari tubuh terhadap zat dan jaringan yang hadir dalam tubuh. Dengan kata lain, tubuh justru menyerang sel sendiri. Kesalahan sistem kekebalan beberapa bagian dari tubuh sebagai penyerang dalam serangan itu. Hal ini dapat terbatas pada organ tertentu atau menyerang seluruh sistem tubuh.

Encephalomyelitis akut diseminata (ADEM) ditandai dengan serangan singkat namun terus-menerus peradangan di otak dan sumsum tulang belakang yang merusak mielin (pelindung yang menutupi serabut saraf). Ini sering terjadi pada infeksi virus, atau yang jarang terjadi, pasca vaksinasi untuk campak, gondok, atau rubela. Gejala-gejala ADEM datang dengan cepat, dimulai dengan gejala seperti ensefalitis (demam, kelelahan, mual sakit kepala, dan muntah, dan dalam kasus yang parah, kejang dan koma). Pada penyakit ini juga terjadi kerusakan pada jaringan otak yang menyebabkan gejala neurologis seperti kehilangan penglihatan (karena peradangan pada saraf optik/penglihatan) pada satu atau kedua mata, kelemahan bahkan sampai ke titik kelumpuhan, dan kesulitan koordinasi gerakan otot (seperti yang digunakan dalam berjalan).

ADEM biasanya memiliki gejala ensefalitis/radang jaringan otak (seperti demam atau koma), serta gejala kerusakan mielin (kelumpuhan, gangguan visual).  Kejadian penyakit ini pada Anak-anak lebih sering daripada dewasa. Namun tidak semua Anak pasti terkena ADEM baik dengan atau tanpa vaksinisasi. Karena sebagaimana informasi diatas, bahwa ADEM adalah penyakit autoimun, sehingga hanya individu-individu  tertentu yang rentan terserang penyakit autoimun yang dapat terserang penyakit ini. Anda tidak perlu khawatir dalam menjalankan program imunisasi pada Anak. Namun sebagai tindakan pencegahan, Anda dapat membawa anak Anda ke dokter untuk diperiksa terlebih dahulu apakah ada atau tidaknya resiko untuk terjadi penyakit autoimun.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar