Sukses

Senam Kegel & Susah Bernafas

13 Nov 2014, 17:11 WIB
Pria, 21 tahun.

ketika melakukan senam kegel, sya merasa susah nafas,, apakah ini normal??

Terima kasih atas pertanyaan Anda 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu diketahui senam kegel menggunakan otot-otot dasar panggul dan tidak berhubungan dengan otot-otot pernafasan. Sehingga bisa dibilang tidak ada keterkaitan antara senam kegel dengan gangguan nafas.

Ijinkan kami untuk menjelaskan sedikit mengenai sesak napas. Definisi dari sesak nafas adalah suatu perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung). 
Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Penyebab kegawat daruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan

Adakah gejala lain yang Anda alami, seperti :

  • Membutuhkan bantal tinggi untuk tidur atau terasa sesak bila tidur telentang?
  • Jari-jari Anda atau bibir Anda sering membiru?
  • Anda sering pingsan?
  • Napas Anda berbunyi 'ngik-ngik'?
  • Ada riwayat sakit jantung, asma, atau sakit paru di keluarga Anda?

Kami sarankan Anda melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan mendapatkan terapi yang optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar