Sukses

Agar Miom Tidak Tumbuh Lagi, Sering Kembung dan Susah Buang Angin

21 Mar 2015, 17:34 WIB
Pria, 34 tahun.

Selamat malam dokter, saya ingin bertanya, (sebenarnya pertanyaan istri saya, saya mewakili) istri saya habis operasi miom, yang ingin saya tanyakan? - adakah pantangan tertentu agar miom tidak tumbuh lag? - setelah operasi, istri saya sering kembung, dan agak susah buang angin, mohon solusinya dokter? makasih buanget dokter

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Terdapat dua pilihan operasi pengangkatan mioma uteri; yaitu Miomektomi (operasi pengambilan mioma uteri), dimana Kemungkinan untuk pertumbuhan mioma lagi setelah miomektomi berkisar 20-25% pasien. Yang Kedua adalah Histerektomi, yaitu Pengangkatan rahim keseluruhan yang dipertimbangkan pada wanita yang sudah tidak menginginkan anak lagi, pertumbuhan mioma yang berulang setelah miomektomi, dan nyeri hebat yang tidak sembuh dengan terapi konvensional.

Jenis operasi apa yang dilakukan istri Anda? Jika miomektomi, maka terdapat kemungkinan 20-25% untuk jaringan miom tumbuh kembali.

Tidak ada upaya khusus untuk mencegah timbulnya mioma kembali. Jika ingin menghindarinya secara total, maka perlu dilakukan histerektomi.

Sedangkan Keluhan perut kembung atau perasaan perut bergas bisa jadi ini berhubungan dengan organ lambung, atau disebut dengan gejala dispepsia. Oleh karena itu ijinkan kami menjelaskan sedikit tentang keluhan peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia. 

Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Namun sekali lagi, untuk menegakkan diagnosis dan pengobatan diperlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Kami sarankan sebaiknya istri Anda berkonsultasi dengan dokter yang biasa menanganinya. Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar  Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal. 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar