Sukses

Sinusitis Dan Ozena

12 Feb 2015, 23:43 WIB
Wanita, 23 tahun.

dok mau tanya apa sie perbedaan sinusitis dan ozena.. tq dok

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Rongga sinus pada keadaan normal berada pada kondisi steril. Pada keadaan sakit, dinding mukosa sinus mengalami peradangan atau pembengkakan akibat alergi, infeksi, iritasi bahan kimia, yang menyebabkan sumbatan aliran sekresi, dan jika dibiarkan akan menyebabkan timbulnya infeksi bakteri. Cairan yang tertahan tersebut akan memicu Sinusitis(peradangan pada rongga sinus).

Terjadinya sinusitis berkaitan dengan 3 faktor di bawah:

  • sumbatan aliran sinus
  • gangguan silia, yang berfungsi mengalirkan cairan sinus tersebut
  • gangguan jumlah dan kualitas cairan mukus

Sebagai akibat dari sumbatan tersebut, maka:

  • terjadi penumpukan cairan dalam rongga sinus
  • kurangnya oksigen akibat hidung tersumbat dan kesulitan bernapas
  • penurunan aktivitas serabut-serabut silia untuk membersihkan rongga sinus, dan merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman.

Salah satu rongga sinus yaitu sinus maksila secara anatomi lokasinya berdekatan dengan gigi atas bagian belakang. Infeksi pada bagian gigi tersebut dapat menyebar ke bagian lainnya, seperti sinus maksilaris tersebut, sehingga berperan dalam timbulnya sinusitis.

Pada kasus infeksi, faktor penyebab dapat dihilangkan dengan pengobatan antibiotik. Sementara untuk kasus sinusitis akibat alergi, pengobatan medis hanya dapat membantu Anda mengurangi gejalanya, bukan menghilangkan faktor penyebabnya (alergi). Yang harus dilakukan pada kasus alergi adalah menghindari pemicunya. Sehingga sangat mungkin untuk terjadi kekambuhan. Pada orang yang memilki alergi terhadap cuaca dingin, air dingin, maupun debu, dapat memicu peradangan yang bermanifestasi pada rongga sinus dan saluran pernapasan lainnya, sehingga memicu sinusitis.

Dalam perjalanannya, apabila sinusitis tidak diobati, infeksi kuman dari sinusitis juga dapat menyebar ke tulang sekitar rongga sinus yang terkena, mata, otak, dan paru. Namun keadaan ini dapat dicegah dengan penanganan yang cepat dan optimal. Terapi pembedahan jarang diperlukan kecuali telah terjadi komplikasi ke organ sekitar sinus. Gejala yang paling khas adalah pusing, sakit kepala dan pilek.

Penyakit Ozaena dalam bahasa kedokteran juga dikenal dengan istilah rhinitis atrofik. Penyakit ini jarang terjadi, tapi sangat berbahaya. Sebab, penyakit tersebut menggerogoti struktur dalam hidung hingga menyebabkan perubahan atau kerusakan struktur anatomi hidung, seperti tulang rawan hidung berlubang dan rusak berat. Rinitis atrofi adalah penyakit hidung kronik yang ditandai atrofi progresif mukosa hidung dan tulang penunjangnya disertai pembentukan sekret yang kental dan tebal yang cepat mengering membentuk krusta, menyebabkan obstruksi hidung, anosmia, dan mengeluarkan bau busuk.

Selanjutnya, apabia terdapat keluhan terkait kedua penyakit tersebut, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter THT untuk mengetahui penyebab dari sinusitis dan mendapatkan pengobatan dan penanganan yang sesuai. Apakah terdapat sumbatan/obstruksi mekanik seperti kelainan bentuk pada daerah hidung ataukah murni karena alergi. Jika ditemukan adanya sumbatan/obstruksi mekanik, maka harus diperbaiki kelainannya. Sedangkan jika memang dicetuskan oleh alergi, maka hindari hal-hal yang menyebabkan alergi. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar