Sukses

Nyeri Dan Perih Setelah Berhubungan Intim

02 Feb 2015, 16:42 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok.. 3.5 tahun yg lalu saya melahirkan anak pertama saya.. Dan saya mempubyai banyak jahitan saat melahirkan... Tak ada masalah pasca melahirkan.. Dan jahitan pada vagina saya juga sudah sembuh Tapi selama kurang lbih setahun ini saya sering mrasakan nyeri dan perih pada bekas jahitan itu saat dan setelah berhubungan intim.. Semacam ada luka di jahitan.. Saya takut jahitan lama saya sobek dok.. Dan apakah akan berbahaya dok.. Apa yg harus saya lakukan... Saya tunggu sarannya dok. Trimakasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia (nyeri saat berhubungan intim) ini dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  2. Kurang 'foreplay' atau 'pemanasan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  3. Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  4. Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  5. Infeksi pada vagina
  6. Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri]
  7. Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Namun tidak menutup kemungkinan penyebab nyeri pada saat berhubungan yang Anda alami adalah akibat adanya luka pada vagina yang Anda khawatirkan.  Namun kami tidak dapat memastikannya jika hanya berdasarkan informasi yang Anda berikan. Diperlukan informasi lebih lanjut untuk menentukan penyebab mana yang menjadi awal dari permasalahan Anda. Untuk itu, kami sarankan Anda memeriksakan diri kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan terdekat untuuk mendapatkan penangnanan segera.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar