Sukses

Susah Buat Gemuk

02 Feb 2015, 14:34 WIB
Pria, 20 tahun.

Dok saya mau tanya, saya kok susah buat gemuk dok ? Pdhl makan saya udah banyak, tp saat makan saya selalu lama, jadi seperti susah nelen, tapi nanti habis makannya. Itu kenapa dok ? Setahun lalu saya pakai penambah nafsu makan dari sulawesi yaitu berbentuk minuman kopi, saya jd lahap makannya dan berat badan nambah 7kg.an, tapi skrg tidak minum itu lagi jadi nafsu makan berkurang berat badan juga berkurang, tapi makan msh banyak dok. Satu lg dok, dada saya cekung dok, itu mungkin karena kurus atau kenapa dok ? terimakasih dok jawabannya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Untuk menambah berat badan perlu diperhatikan beberapa hal, yaitu pola makan, pola istirahat dan pola olah raga Anda. Bagaimana dengan pola makan/istirahat/olah raga Anda selama ini?

Silahkan klik indeks massa tubuh (IMT) untuk mengetahui dengan cepat status IMT Anda saat ini.

Perlu diketahui bahwa berat badan tidak bertambah apabila konsumsi energi harian Anda lebih rendah dari kebutuhan. Apabila hal ini terjadi, maka sebagian cadangan energi tubuh yang berbentuk lemak akan digunakan. Faktor lain yang mempengaruhi adalah metabolisme tubuh yang terlalu cepat (biasanya merupakan faktor keturunan). Bagaimanakah postur tubuh anggota keluarga Anda pada umumnya?

Kesulitan meningkatkan berat badan juga dapat disebabkan oleh adanya penyakit tertentu seperti hipertiroid, tuberkulosis, diabetes mellitus, kanker, dan lain sebagainya. Adanya penyakit ini bisa diketahui dengan pemeriksaan menyeluruh oleh Dokter atau dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala (medical check up).

Bagaimanakah pola makan dan aktivitas Anda selama ini? Adakah keluhan lain seperti batuk lebih dari 2 minggu, tangan gemetar, sering buang air kecil atau besar atau penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat?

Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan berat badan yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari:

  • Kombinasikan olah raga dengan pola makan gizi seimbang dalam gaya hidup Anda

  • Atur porsi makan Anda sebanyak 3 kali sehari dengan gizi seimbang - rendah lemak. Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal

  • Tambahkan 2 kali makanan kecil di sela waktu makan besar. Pilihlah makanan kecil seperti keju, susu, jus buah, atau minuman yoghurt

  • Tingkatkan asupan protein dan karbohidrat dengan menambah makanan sumber energi dan protein seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe atau tahu dalam menu Anda sehari-hari

  • Olahragalah secara teratur karena kegiatan ini biasanya akan memicu rasa lapar, meningkatkan nafsu makan, menyeimbangkan metabolisme tubuh dan meningkatkan berat badan dengan sehat. Pilihlah jenis olah raga yang tidak terlalu sulit ataupun berat seperti jogging, yoga atau pilates. Jika Anda melakukannya secara teratur selama 30-60 menit, minimal 3x/minggu, ditunjang dengan pola makan seimbang, tentunya akan ada perubahan pada berat tubuh Anda. Intinya adalah kedisiplinan yang tinggi

  • Istirahat yang cukup agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma

  • Perbanyak konsumsi air putih, minimal 8 gelas per hari

Anda dapat mengunjungi Rubrik Gizi yang kami miliki untuk panduan beberapa jenis makanan dan kalorinya. Selain itu Anda juga dapat memperhatikan label makanan pada setiap kemasan untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada setiap produk makanan yang Anda beli. 

erlu diingat bahwa obat dengan kandungan yang tidak diketahui secara medis dan tidak terdaftar dalam BPPOM tidak dapat dijamin efek sampingnya terhadap kesehatan dan ditakutkan dapat memiliki efek samping buruk bagi tubuh. Kami sarankan Anda berkonsultasi ke dokter gizi sebelum memutuskan menggunakan bahan atau zat tertentu untuk menambah berat badan  agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar