Sukses

Mengatasi Diare

26 Jan 2015, 12:20 WIB
Pria, 1 tahun.

maaf dokter mw nny cara mengobati buang2 aer makanan pa yang baik untuk meredakan buang2 aer

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Diare adalah peningkatan jumlah (tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) , persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan). Mencret adalah nama awam untuk diare. Mungkin maksud pertanyaan Anda adalah bagaimana membedakan mencret akibat infeksi atau akibat makanan pedas. Umumnya mencret akibat infeksi dapat disertai adanya lendir dan darah. Walaupun harus tetap dikonfirmasi dengan pemeriksaan feses.

Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya infflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • virus (paling sering)
  • bakteri
  • infeksi parasit
  • obat-obatan (kafein, alkohol)
  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
  • laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
  • pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

Gejala yang menyertai diare dapat berupa mual dan muntah, yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah dan juga terjadi demam.

Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang (seperti analisa fese/tinja) untuk menegakkan diagnosis penyakit Anda. Selain itu, penting juga untuk mengganti cairan yang keluar karena diare dengan mengkonsumsi air atau oralit. Untuk pengobatan yang tepat dan sesuai penyebab, kami menyarankan Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar