Sukses

Ingin Menggemukkan Badan

30 Jan 2015, 00:12 WIB
Pria, 26 tahun.

Dok sy kondisi tubuh saya cukup kurus sekali, namun saya sedang berusaha untuk menggemukkan badan. tetap banyak makan tapi tetap saja kurus, kira-kira obat apa yg cocok dikonsumsi ya dok, terimakasih. dok sy punya masalah dengan urat tangan saya karena semuanya nampak sekali, bagaimana cara menghilangkanya agar tidak nampak ya dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pada dasarnya, yang menyebabkan berat badan seseorang tidak bertambah adalah karena asupan energi yang lebih rendah dari kebutuhan sebenarnya, sehingga energi cadangan Anda dalam bentuk lemak akan digunakan. Penyebab lain adalah karena metabolisme tubuh yang cepat (biasanya merupakan faktor keturunan).  Selain itu, seseorang yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti hipertiroid, tuberkulosis, atau penyakit lainnya. 

Faktor genetik atau keturunan disebutkan memberikan pengaruh terhadap metabolisme tubuh seseorang, dan secara tidak langsung mempengaruhi berat badan. Gen berperan dalam memberikan instruksi kepada tubuh untuk merespon perubahan dari sekitarnya. Namun faktor tersebut tidak berdiri sendiri dalam mempengaruhi berat badan seseorang, dan dipengaruhi oleh faktor lain seperti asupan gizi (nutrisi), aktivitas fisik, dan sebagainya. 

Yang perlu diperhatikan juga adalah adanya keluhan lain yang dirasakan seperti batuk lebih dari 2 minggu, berdebar-debar, sering berkeringat, tangan gemetar, sering buang air besar. Keluhan tersebut merupakan gejala dari penyakit yang mempengaruhi metabolisme tubuh, sehingga dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Jika pola makan Anda sudah baik, bagaimana dengan pola aktivitas Anda? Adakah keluhan lain yang Anda rasakan seperti batuk lebih dari 2 minggu atau tangan gemetar, sering buang air besar?

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menambah berat badan, antara lain:

  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang, dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Serta ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal.
  • Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu.
  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Istirahat yang cukup agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma.
  • Memperbanyak minum air putih, dapat memperbaiki metabolisme tubuh Anda serta melancarkan pencernaan Anda.
  • Selain itu, cobalah untuk memperhatikan label makanan yang Anda konsumsi, untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada produk makanan yang Anda beli tersebut.

Agar penyebaran lemak Anda merata, kami sarankan Anda untuk berolahraga secara teratur. Anda dapat mengunjungi Rubrik Gizi yang kami miliki untuk panduan beberapa jenis makanan dan kalorinya.

Apabila cara di atas belum berhasil, kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu apakah ada kemungkinan penyakit lain yang mendasari. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk menu makanan yang dapat meningkatkan berat badan Anda.

Pada orang yang kurus, memang urat (vena/pembuluh darah balik) lebih jelas terlihat di permukaan karena jaringan lemak yang tipis. Terdapat suatu kondisi di mana urat-urat menjadi lebar dan berkelok-kelok yang disebut dengan varises, dan pada umumnya terjadi di tungkai, dan jarang terjadi di bagian tangan. Selain itu, faktor yang dapat mempengaruhi adalah penggunaan otot pada orang yang banyak melakukan aktivitas fisik pada otot tersebut. Jadi, bila otot terkait memang banyak digunakan, pembuluh darah vena di dekat otot tersebut kemungkinan besar akan menonjol sehingga makin terlihat. Namun hal tersebut tidaklah membahayakan. Jika keluhan dirasakan menganggu, kami sarankan agar Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut ke dokter. 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar