Sukses

Keluhan Saraf dan Pengendalian Diabetes

14 Nov 2014, 15:41 WIB
Wanita, 51 tahun.

Dokter, saya mnderita DM sktr 15thn. Thn ini sdh 5x bolak balik RS. Saya sering pingsan dan mual,bhkan kadang saraf bgerak sndiri. Kta dokter DMnya udh pngruhi sistem saraf otonom sy. Bgmn cra pngbtannya dok? Dan adakah makanan atau minuman yg hrs dkonsumsi dan dhindari? Makasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Ibu yang terhormat.
Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.
 
Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah obat-obatan yang saat ini Anda konsumsi? Apakah Anda memiliki perencanaan atau pengaturan makanan? Apakah Anda melakukan kontrol gula darah rutin di rumah?

Diabetes dikelola melalui edukasi, pengaturan makanan (diet), aktivitas fisik, dan obat-obatan. Pengidap diabetes harus menggunakan alat tes gula darah yang dapat digunakan di rumah dan kantor untuk memantau kadar gula, kolesterol, dan trigliserida (sejenis lemak) dalam darah. Umumnya pengendalian diabetes dilakukan dengan: 

  • obat anti diabetik oral atau suntik insulin, dan menggunakannya secara teratur dan sesuai dosis
  • perencanaan makanan dengan mengatur jumlah, jadwal, dan jenis
  • aktivitas fisik dan olahraga teratur 
  • monitor kadar gula darah. Diskusikan target kadar gula darah dengan dokter Anda

Keluhan pingsan dan mual yang Anda alami kemungkinan merupakan suatu hipoglikemia (gula darah rendah). Umumnya orang memiliki gejala gula darah rendah ketika gula darah kurang dari 70 mg/dL (dapat bervariasi antar individu). Ketika gula darah Anda rendah, tubuh Anda memberi tahu tanda-tanda bahwa Anda membutuhkan makanan. Gejala gula darah rendah antara lain merasa lemah, pusing, lapar, gemetar, berkeringat, jantung berdebar, kulit nampak pucat, hingga gejala lebih lanjut seperti perasaan bingung atau cemas, pusing, mual, pingsan. 

Jenis makanan menentukan kecepatan naiknya kadar gula darah. Kecepatan suatu makanan dalam menaikkan kadar gula darah disebut juga indeks glikemik. Semakin cepat menaikkan kadar gula darah sehabis makan tersebut dikonsumsi, maka semakin tinggi indeks glikemik makanan tersebut. Jadi, hindari makanan yang berindeks glikemik tinggi seperti sumber karbohidrat sederhana, gula, madu, sirup, roti, mie dan lain-lain.

Usahakan makan tepat pada waktunya, karena apabila telat makan, akan terjadi hipoglikemia seperti yang disebutkan di atas. 

Mengenai gangguan saraf yang Anda alami, perlu diketahui bahwa beberapa komplikasi dari diabetes adalah neuropati (gangguan saraf), nefropati (gangguan ginjal), retinopati (gangguan retina mata), maupun dermopati (gangguan kulit). Pada area tubuh manakah Anda merasakan gangguan saraf tersebut? Umumnya pada neuropati didapatkan rasa kesemutan maupun baal. Anda juga perlu memperhatikan adanya tanda kemerahan, ruam, atau luka pada area yang dimaksud agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut pada kulit di daerah tersebut. 

Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter penyakit dalam Anda mengenai perencanaan makan yang sesuai dengan kondisi Anda, dosis dan waktu penggunaan obat yang tepat, serta tata laksana gangguan saraf yang Anda alami agar tidak timbul komplikasi lebih lanjut di kemudian hari.

Berikut artikel terkait yang dapat menambah informasi Anda:
 
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga keluhan Anda lekas teratasi.
 
Salam,
Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar