Sukses

Sakit Leher Setelah Bangun Tidur

27 Jan 2015, 08:34 WIB
Pria, 18 tahun.

Cara Ampuh pengatasi Sakit leher setelah bangun Tidur

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami menduga Keluhan yang anda rasakan pada leher anda adalah timbul akibat kram otot. Secara definisi kram otot adalah kontraksi satu atau lebih otot pada daerah tertentu secara tiba-tiba dan tidak disadari.  Keadaan ini umumnya menimbulkan keluhan nyeri yang memaksa Anda tidak dapat menggerakkan anggota tubuh yang terkena untuk sementara.  

Kram otot merupakan keluhan yang cukup sering ditemukan. Penyebab umumnya antara lain adalah penggunaan otot yang terlalu berlebihan (atau terlalu lama mengerjakan sesuatu dalam posisi tertentu seperti duduk, berdiri, dsb), dehidrasi (kurang cairan tubuh) saat melakukan aktivitas fisis di udara yang panas, kekurangan mineral (kalium, kalsium, magnesium), dan saat otot tersebut kekurangan aliran darah.  Kram otot juga dapat disebabkan oleh penyakit seperti gangguan persarafan tulang belakang (termasuk leher), atau obat-obatan tertentu seperti obat tekanan darah tinggi dari golongan diuretik yang dapat menyebabkan tubuh kehilangan kalium.

Pada kasus Anda, kemungkinan besar kram otot yang Anda rasakan timbul akibat penggunaan otot secara berlebihan akibat posisi yang salah saat tidur. a.

Saat kram otot timbul, Anda tidak perlu merasa khawatir karena umumnya kondisi ini akan menghilang dalam beberapa jam hingga beberapa hari tergantung dari derajat beratnya keluhan. Melakukan peregangan dan pijatan lembut pada otot yang terkena umumnya sudah dapat membantu mengurangi rasa nyerinya. Anda bisa menggunakan salep / krim yang mengandung obat anti nyeri atau pelega otot pada saat melakukan pijatan, Namun apabila kram otot yang anda alami tidak berkaitan dengan aktivitas dan tidak membaik dengan peregangan dan pijatan, sebaiknya anda segera mengunjungi dokter untuk dilakukan wawancara medis lebih mendalam, pemeriksaan fisik, dan penunjang yang nantinya diperlukan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar