Sukses

Hernia pada Wanita

14 Nov 2014, 10:45 WIB
Wanita, 44 tahun.

saya wanita 23 th belum menikah,, saya punya penyakit hernia dibagian lipatan paha sudah 5/6 th nan dok.. namun belakangan ini saya merasakan benjolan itu hilang tiimbul, akan tetapi terasa lagi benjolan dibagian antara lubang vagina dan anus dan letak benjolan itu sebelah kanan.. yg ingin saya tanyakan, apa mungkin benjolan hernia itu turun sampai ke dibagian antara lubang vagina dan anus dok? saya takut sekali dok, ada apa2 dengan kesehatan/kesuburan saya sebagai wanita, dalam 2 th ini saya berencana untuk menikah, apakah saya bisa hamil dok, walau hernia itu masih ada? makasih dok, mohon infonya dok/

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Hernia, atau sering kita kenal dengan istilah “turun bero”, merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan. Hernia inguinalis dibagi menjadi 2, yaitu hernia inguinalis medialis dan hernia inguinalis lateralis. Jika kantong hernia inguinalis lateralis mencapai skrotum (buah zakar), hernia disebut hernia skrotalis. Hernia terdiri atas jaringan lunak, kantong, dan isi hernia.

Jaringan lunak yang dimaksud disini adalah usus. Jadi melalui suatu lubang di lipat paha, usus turun dari daerah perut menuju ke skrotum (pada pria) atau vagina (pada wanita). 

Penyebab hernia inguinalis hingga saat ini masih belum dapat dimengerti dengan sempurna. Namun yang menjadi prinsip terjadinya hernia inguinalis adalah akibat peninggian tekanan di dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut (umumnya karena usia). Oleh karena itu, terdapat beberapa keadaan yang diyakini dapat menyebabkan terjadinya hernia, yaitu:

- Mengangkat beban yang terlalu berat
- Batuk kronis / lama (misal pada tuberkulosis paru)
- Kegemukan
- Mengedan (misal buang air besar keras, sulit buang air kecil karena
  pembesaran prostat, dsb)
- Kehamilan
- Asites (penumpukan cairan abnormal di dalam rongga perut)
- Aktifitas fisik yang berlebihan

Penatalaksanaan hernia dibagi menjadi 2, konservatif dan operatif.

Pengobatan konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga atau penunjang untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi (dikembalikan posisinya). Penggunaan bantalan penyangga hanya bertujuan menahan hernia yang telah direposisi dan tidak pernah menyembuhkan sehingga harus dipakai seumur hidup. Hal ini biasanya dipilih jika kita menolak dilakukan perbaikan secara operasi atau terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk operasi. Cara ini tidak dianjurkan karena menimbulkan komplikasi, antara lain merusak kulit dan tonus (kekenyalan/tekanan) otot dinding perut di daerah yang tertekan sedangkan strangulasi (terlilit/terpuntir) tetap mengancam. Penggunaan penyangga tidak menyembuhkan hernia.

Operasi merupakan penatalaksanaan yang lebih tepat untuk hernia. Indikasi operasi sudah ada begitu diagnosis ditegakkan. 

Saya sertakan artikel untuk informasi lengkap Anda:

Hernia

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat selalu,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar