Sukses

BAB berdarah dan banyak Keringat

11 Mar 2015, 07:54 WIB
Wanita, 26 tahun.

Halo dok.. Sy ada pertanyaan mengenai bayi sy. Umurnya baru 8 bulan. 3 minggu yg lalu bayi sy mencret disertai lendir darah dan baru sembuh 2 minggu kemudian. Tp 1 minggu kemudian yakni sekarang bayi saya mulai lg eeq berdarah. Dan darahnya lebih banyak dr yg kemarin. Sy perhatikan bayi sy selalu eeq setiap selesai makan bubur atau minum susu. Sudah 3 hari dia eeq 5-6x per harinya. Dia sudah sy bawa ke dokter dan diberi obat. Yg mau sy tanyakan kenapa bayi sy sering terkena eeq berdarah? Padahal makannya cuman bubur dengan wortel, kentang, bayam dan kadang daging ikan. Dan 1 lg dok, bayi sy gampang sekali berkeringat. Biarpun tidur di kamar ber-ac keringatnya msh banyak sampai tempat tidur bagian kepala nya basah semua. Apakah berbahaya terlalu banyak berkeringat?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Apakah darah bercampur dengan feses atau terpisah? Karena jika bercampur berarti memang terdapat gangguan pada sistem pencernaan, tetapi jika terpisah kemungkinan terdapat luka pada saluran anus yang disebut dengan fisura ani. Atau apakah feses bercampur dengan lendir? Karena feses yang bercampur dengan lendir umumnya disebabkan karena adanya infeksi pada sistem pencernaan. Selain kemungkinan tersebut, keadaan lain yang umum terjadi alergi, pada umumnya adalah alergi susu sapi.

Selain mempengaruhi sistem pencernaan, alergi susu sapi dapat memberikan gejala pada kulit seperti kemerahan atau gatal. 

Sayang sekali kami tidak dapat memastikan penyebab BAB berdarah pada anak anda. Namun anda dapat berkonsultasi dengan dokter yang memeriksa anak anda mengenai hal ini. Jika penyebab telah diketahui, maka segala faktor resiko harus dihindari untuk pencegahan agar tidak berulang.

Keringat berlebih pada anak sering dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban lingkungan. Cuaca panas di negara tropis seperti Indonesia memang membuat mudah berkeringat. Meski lebih banyak berada dalam rumah, kelembapan udara yang cukup tinggi dan udara yang panas tetap membuatnya berkeringat. Berkeringat banyak merupakan mekanisme tubuh untuk mengatur suhu tubuh. Keringat banyak juga bisa muncul jika Anak sedang sakit/demam.

Kulit anak berbeda dengan orang dewasa, kemampuan mengatur suhu nya belum sempurna, sehingga sensasi terhadap rangsang suhu (dingin/panas) pun berbeda dengan orang dewasa. Suhu lingkungan yang menurut Anda tidak terlalu panas, belum tentu sama untuk anak Anda. Gunakan pakaian yang menyerap keringat, jangan gunakan pakaian berbahan tebal dan panas. 

Jika anak anda sehat, aktif, dan tumbuh kembangnya masih baik, Anda tidak perlu khawatir. Cepat seka keringat dengan tissue atau kain dan jangan menggunakan bedak karena dapat menutup pori-pori dan dapat menyebaban biang keringat (miliaria). Jika pakaian anak basah, segera ganti dengan pakaian yang kering.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 
 
Salam,
Redaksi Klikdokter
 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar