Sukses

Nyeri Perut Saat Mengejan

11 Mar 2015, 08:10 WIB
Wanita, 26 tahun.

Bgni dok.. Beberapa hari ini perut saya sakit saat mengejan waktu BAB.. Pernah 1 waktu sakitnya berasa sampai anus. Tpi skrg sudah tidak. Tpi sakit saat mengejannya masih. Itu knp ya dok?? Makasih..

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com 

Kami memahami rasa khawatir yang Anda rasakan. Perlu kami tanyakan sebelumnya, bagaimana dengan frekuensi bab anda? Bagaimana dengan konsistensinya, apakah keras? Adakah disertai darah saat BAB? Adakah keluhan lain yang menyertai, seperti demam?

Jika disertai dengan frekuensi BAB yang jarang, atau feses yang keras, maka kondisi anda dapat disebut sebagai Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Kondisi yang anda alami saat ini disebut dengan konstipasi. Konstipasi atau sembelit adalah terhambatnya defekasi (buang air besar) dari kebiasaan normal. Dapat diartikan sebagai defekasi yang jarang, jumlah feses (kotoran) kurang, atau fesesnya keras dan kering. Semua orang dapat mengalami konstipasi, akibat gerakan peristaltik (gerakan semacam memompa pada usus) lebih lambat dan kemungkinan sebab lain. Kebanyakan terjadi jika makan kurang berserat, kurang minum, dan kurang olahraga.

Rasa Nyeri yang anda alami kemungkinan disebabkan oleh feses keras yang menggesek daerah dubur dan menyebabkan perlukaan. Luka tersebut menyebabkan nyeri dan perdarahan.

Mencegah konstipasi secara umum dengan cara :

  • mengkonsumsi serat yang cukup. Serat yang paling mudah diperoleh adalah pada buah dan sayur. Beberapa di antaranya lebih baik bila dikonsumsi mentah, misalnya wortel, zucchini (disebut juga timun Jepang), dan kol. Sedangkan buah yang kaya serat antara lain apel, rasberi, dan peach. Anda dapat juga mengonsumsi agar-agar, makan cabe untuk merangsang gerak usus
  • Konsumsi cukup air (minimal 8 gelas/hari)
  • Olahraga teratur
  • Tidak menunda terlalu lama jika terasa hendak buang air besar

Banyak orang yang secara salah menganggap bahwa mereka harus buang air besar setiap hari. Yang paling penting adalah keteraturan buang air besar. Serat  sebaiknya dikonsumsi 25-35 g/hari. Olahraga teratur dapat menurunkan kejadian konstipasi sampai 2 kali lipat.

Jika tidak berhasil, maka dapat dipertimbangkan penggunaan laksatif, seperti psyllium, pectin, plantago, atau produk selulosa dapat digunakan. Agen ini menyerap air dari intestinal lumen untuk meningkatkan massa dan melunakkan konsistensi tinja. Terapi farmakologi lain adalah osmotic laksatif seperti magnesium hydroxide atau sodium biphosphate. Pengobatan ini harus dievaluasi oleh dokter selama 2-4 minggu.

Rasa sakit tersebut akan perlahan-lahan menghilang seiring dengan penyembuhan dari luka yang terjadi. Yang paling penting adalah memastikan BAB anda tidak keras dan tidak menggesek area dubur kembali. Apabila sangat nyeri, anda dapat mengkonsumsi obat pereda rasa nyeri seperti asam mefenamat.

Apabila tidak ada perbaikan, kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam. Sekian, semoga dapat membantu.

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter 

    0 Komentar

    Belum ada komentar