Sukses

Penyembuhan Hepatitis C

06 Nov 2014, 16:46 WIB
Pria, 29 tahun.

Tolong saya dokter,saya pengidap hepatitis c,apakah ad cara penyembuhannya?kondisi saya semakin melemah,saya ga pny uang utk berobat..thanks

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Infeksi virus hepatits C dapat ditularkan melalui kontak darah dengan penderita seperti misalnya melalui transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, berganti-ganti jarum suntik pada penderita narkoba. Hingga saat ini masih kontroversial apakah virus hepatitis C dapat menular melalui cairan tubuh (seperti virus hepatitis B) melalui hubungan seksual. Namun perlu diwaspadai, jika Anda berhubungan seksual dengan penderita hepatitis C, jika penderita memiliki luka terbuka dan Anda juga memiliki luka terbuka dan sedang dalam kondisi imun yang rendah, maka Anda dapat beresiko untuk terpapar virus hepatitis C tersebut dari pasangan. Untuk itu kami menganjurkan Anda jika ingin berhubungan seksual dapat menggunakan kondom untuk mencegah resiko penularan. 

Pengobatan untuk hepatitis C bergantung dari hasil pemeriksaan laboratorium dan timbulnya gejala pada pasien. Pasien diobati jika pada pemeriksaan darah terdapat VHC, hasil biopsi menunjukkan adanya kerusakan hati dan adanya peningkatan enzim hati. Tujuan dari pengobatan adalah untuk mengurangi jumlah virus atau mempertahankan agar tidak bertambah dan mengurangi kemungkinan terjadinya sirosis hati dan kanker hati.

Pengobatan yang bisa dilakukan adalah penggunaan obat antivirus spektrum luas yaitu kombinasi injeksi interferon alfa dengan obat oral (diminum) ribavirin dua kali sehari.  Obat ini digunakan selama 1 sampai 2 bulan bergantung dari jenis VHC. Perlu diperhatikan adalah efek samping yang ditimbulkan oleh obat anti virus tersebut:

  • Interferon-gejala flu, depresi, iritasi kulit, lemas, insomnia
  • Ribavirin-anemia, gatal-gatal, iritasi kulit, lemas, kelainan kongenital

Transplantasi hati dilakukan pada orang dengan gangguan hati yang sudah stadium akhir. Terapi ini belum terlalu berkembang di Indonesia, hal ini disebabkan oleh kurang nya donor organ. Transplantasi hati tidak menyembuhkan penyakit hepatitis C. Rekurensi hepatitis C sangat tinggi pada kebanyakan orang dengan tranplantasi hati.

 

Anda dapat membaca lebih lanjut mengenai hepatitis C melalui artikel kami di bawah ini :

Hepatitis C

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar