Sukses

teratozoospermia

06 Nov 2014, 15:02 WIB
Wanita, 36 tahun.

7 thn menikah, kami pernah mengikuti program kehamilan ke beberapa dokter. waktu suami sy cek sperma, hasilnya teratozoospermia. sampai 1 thn lbh di terapi, sperma suami sy tidak ada peningkatan (sy lupa diberi obat apa sj oleh dokter). dan kemudian kami memutuskan utk istrht program, namun 2 bln stlh berhenti sy malah hamil, namun di usia kandungan 4 bln sy mengalami keguguran (kejadiannya 1 thn lalu). usia suami sy saat ini 37 thn. apakah teratozoospermia bs diobati? apakah obatnya? terima kasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter.

Teratozoospermia adalah terminologi yang menyatakan bahwa adanya gangguan infertilitas atau kesuburan akibat dari abnormallitas bentuk sperma. Bila terlalu banyak bentuk sperma yang abnormal maka terjadilah kondisi gangguan kesuburan. Bentuk sperma yang abnormal tidak dapat membuahi sel telur karena fungsinya yang tidak sempurna.

Kondisi gangguan kesuburan pada pria lebih banyak faktor penyebabnya dibandingkan dengan wanita. Permasalahannya adalah terapi medis untuk teratozoospermia sebagian besar tidak berhasil dengan baik karena terlalu banyak faktor eksternal. Belum ada sampai saat ini terapi yang cukup efektif guna memperbaiki bentuk sperma atau meningkatkan jumlah sperma dengan morfologi normal.

Bagi mereka dengan kondisi teratozoospermia terutama yang parah, maka pada umumnya pasangan dianjurkan untuk melalukan ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection) dimana metode ini akan mempertemukan 1 sel telur dan 1 sel sperma untuk menjadi embrio. Embrio yang sudah terbentuk dapat dimasukkan ke dalam rahim sehingga terjadilah kehamilan.

Metode ini sudah terbukti cukup efektif untuk terapi infertilisasi karena gangguan dari spermatozoa. Kami sarankan agar Anda mencari dokter spesialis Andrologi untuk berkonsultasi lebih lanjut. Pencarian dokter dapat Anda lakukan melalui fitur Pencarian Dokter yang terdapat di halaman depan website kami. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar