Sukses

BAB Berdarah

12 Mar 2015, 09:32 WIB
Pria, 15 tahun.

selamat pagi dok. saya konsul untuk anak saya usia 15 tahun 3 bulan, mengeluh sering kembung dan pada saat aktivitas tinggi bab berdarah, pusing dengan penglihatan membayang, suhu tubuh sampai 35 celsius. Sudah konsultasi dengan dokter dg pemeriksaaan hasil USG hepar, pankreas, dll bagus. Pada saat ini oleh dokter diberi obat Mucosta 100 mg 2 kali sehari dan Lansoprazole 30 mg 1 kali, konsumsi obat lansoprazole sudah 14 hari, Mucosta 8 hari, namun saat ini anak saya BAB masih tetap berdarah walaupun tidak setiap hari. Yang saya ingin tanyakan sebenarnya anak saya sakit apa dengan pemberian obat seperti itu, karena pada saat tanya ke dokter saya tidak mengerti istilah yang disampaikan dokter. Makanan apa yang tidak boleh diberikan kepada anak saya. Saat ini saya tetap memberikan menu sesuai dengan anak-anak sehat, kecuali makanan yang pedas atau asam. terima kasih atas perhatiannya. yudia

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Buang air besar yang normal seharusnya tidak mengeluarkan darah. Bila mengeluarkan darah, perlu diperhatikan: Apakah darah keluar setelah selesai buang air besar? Menetes? Berapakah perkiraan banyak darah yang keluar? Ataukah darah keluar bersamaan dengan tinja? Apakah disertai rasa nyeri perut? Adakah rasa nyeri di daerah anus? Apakah mengalami kesulitan buang air besar? Apakah diare?

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab karena buang air besar dengan darah dapat menjadi pertanda dari beberapa jenis penyakit, seperti infeksi (disentri), hemoroid (ambeien), atau kanker kolon.

Pada infeksi (disentri) biasa disertai dengan diare, nyeri perut dan terkadang demam dan darah biasanya keluar bersamaan dengan tinja. Pada hemoroid biasanya darah keluar setelah selesai buang air besar, terdapat kesulitan buang air besar, darah sering kali hanya menetes, dan dapat dijumpai adanya benjolan yang ikut keluar dari anus. Pada kanker kolon, biasanya darah keluar dalam jumlah agak banyak dan disertai rasa nyeri pada saat buang air besar, dapat disertai diare ataupun tinja yang berbentuk kecil-kecil.

Kami sarankan Anda kembali mengunjungi dokter untuk mendapatkan keterangan yang tepat mengenai keluhan anak anda serta bagaimana penangannannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar