Sukses

Perdarahan hebat Pasca Pengangkatan Rahim

10 Mar 2015, 11:26 WIB
Wanita, 28 tahun.

dok sya mau tanya, keluarga saya ada yang menderita kangkers serviks dan telah melakukan operasi pengantan rahim 7 tahun lalu, lalu dia memakai pengobatn herbal setelah itu katanya dia sudah dinyatakan sembuh dari kangker tapi tahun 2014 ini dia menikah dan setelah hubungan suami istri dia mengalami pendarah hebat cuma seminggu di dirawat dirumah sakit nyawa tak terselamatkan yang saya mau tanyakan dok? 1. apakah penderita kangker serviks tidak bisa berhubungan intim lagi apakah hubungan intim itu yang memicu inveksi dan pendarahan hebat dok dan apakah waktu dia telah melalukan pengankatan rahim dan dinyatakan sembuh kok kambuh lagi kangkernya ketika ia berhubungan intim .makasih sebelumnya atas jawabanya

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Namun perlu dipastikan sebelumnya sumber perdarahan yang terjadi pada kerabat Anda. Dari mana asal perdarahannya? seberapa banyak darah yang keluar? bagaimana kondisinya sebelum mengalami perdarahan, adakah sakit lain yang dideritanya? apakah hasil pemeriksaan yang disampaikan oleh dokter saat itu?

Pada umumnya penderita kanker serviks yang telah menjalani pengankatan rahim akan terhindar dari resiko kekambuhan penyakit karena lokasi tempat terjadinya kanker penyebab sudah diangkat. Namun terdapat beberapa kondisi dimana sel anak kanker sudah terlebih dahulu menyebar pada tempat lain, sehingga beresiko terkena kanker pada organ lain hingga kematian.

Sayang sekali kami tidak dapat memastikan sumber perdarahan yang terjadi pada kerabat Anda. Bisa saja perdarahan tersebut adalah akibat adanya robekan pada luka jahitan operasi sebelumnya setelah berhubungan Intim. Namun untuk informasi yang lebih pasti, kami sarankan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter yang pada saat itu merawat kerabat Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar