Sukses

Langkah Terbaik Agar Terbebas Dari Hipertiroid

11 Feb 2015, 17:04 WIB
Wanita, 38 tahun.

saya adalah penderita hipertiroid,saya ketahui sejak tahun 2008 setelah periksa ke dokter peny.dalm..saya berobat ke dokter putus nyambung.....skrg saya ingin berobat lagi ke dokter...pertanyaannya apakah penderita hipertiroid harus selamanya minum obat anti tiroid spt PTU? langkah terbaik apa yang harus saya lakukan agar saya terbebas dari hipertiroid?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Prinsip pengobatan pada pasien hipertiroidisme tergantung dari penyebab hipertiroidisme tersebut, usia pasien, riwayat alamiah perjalanan penyakit, tersedianya terapi atau tidak, risiko pengobatan, dan sebagainya. Diperlukan diskusi dan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien agar mendapatkan hasil yang optimal.

Kelompok besar pengobatan hipertiroidisme sendiri dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Obat anti tiroid minum (tirostatika)
  2. Operasi (Tiroidektomi)
  3. Penggunaan zat radioaktif (yodium radioaktif),

Pilihan terapi lain adalah radioiodine (nuklir), namun terdapat efek samping kesulitan memiliki keturunan karena radiasi. Oleh karena itu bila Anda belum menikah dan ingin memiliki keturunan, pilihan terapi ini hendaknya ditunda hingga 1-2 tahun atau lebih. Efek samping lainnya yang banyak ditemukan adalah kondisi hipotiroid paska terapi. Berdasarkan alasan radiasi pulalah, para penderita paska terapi radioiodine biasanya diisolasi beberapa hari, karena sekresi tubuh penderita tersebut pun mengandung radiasi. Terapi berisiko ini memiliki angka keberhasilan yang cukup tinggi, dan tidak disarankan untuk wanita hamil dengan usia kehamilan di bawah 6 bulan maupun menyusui.

Pilihan terapi operasi biasanya dipertimbangkan bila kadar hormon tiroid stabil. Angka keberhasilan terapi ini pun cukup tinggi.

Berikut adalah daftar makanan baik untuk dikonsumsi penderita hipertiroid :

  1. Sumber vitamin B12 (hati sapi)
  2. Sumber vitamin C
  3. Sayuran hijau (brokoli, bayam, dan lain sebagainya)
  4. Sumber yodium (kacang, yoghurt, produk susu, stroberi).

Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi kembali dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk mengetahui tata laksana terbaik dari kondisi yang ada.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar