Sukses

Penyebab Banyak Keringat

07 Nov 2014, 18:08 WIB
Pria, 54 tahun.

Dokter, saya kalau aktifitas sedikit saja selalu berkeringat banyak, padahal tidak capek. Di dalam ruang ACpun begitu. Apa masalahnya? hormonalkah?

 

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Berkeringat pada saat gugup, gelish, emosi merupakan hal yang normal karena adanya rangsangan saraf simpatis sehingga merangsang aktivitas kelenjar keringat berlebihan.

Selain itu, keringat yang banyak dapat disebabkan karena metabolisme yang lebih tinggi dari orang pada umumnya atau kelenjar keringat yang memang banyak. Banyak berkeringat sendiri merupakan pertanda baik karena berarti kelenjar keringat berfungsi sempurna. Pengeluaran keringat merupakan proses sekresi atau pembuangan sisa-sisa garam dan juga racun dari dalam tubuh. Selain itu, keringat juga berfungsi menurunkan panas di dalam tubuh sehingga suhu di permukaan kulit dapat senantiasa terjaga pada tingkatan normal.
 
Cuaca panas di negara tropis seperti Indonesia memang membuat  mudah berkeringat. Meski lebih banyak berada dalam rumah, kelembapan udara yang cukup tinggi dan udara yang panas tetap membuatnya berkeringat. Mekanismenya, tubuh yang menyimpan panas membutuhkan penguapan yang berujung pada keluarnya keringat tadi.

 

Keringat juga keluar ketika tubuh memproses makanan yang dikonsumsinya menjadi protein yang akan digunakan sebagai pasokan energi untuk tubuhnya. Karena proses mengubah makanan menjadi protein membutuhkan kalori, maka terjadi peningkatan panas dalam tubuh yang kemudian akan dibuang dalam bentuk keringat.
  
Adanya proses metabolisme ini membuat Anda yang sedang diam atau tidur pun tetap saja berkeringat. Sekali lagi, keringat banyak adalah pertanda baik. Kecuali bila suhu udara sangat dingin, tubuh akan menahan pengeluaran sebagian keringat untuk menjaga agar suhu badannya tetap hangat. Sisa-sisa metabolisme (sekresi) akan dikeluarkan lewat air seni.Hal ini normal terjadi. Selama Anda masih aktif dengan asupan makanan bergizi yang cukup, maka hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar