Sukses

Dua Kali terserang TIA

10 Mar 2015, 20:43 WIB
Wanita, 23 tahun.

14/10 kmren sya mengalami seluruh tubuh bagian kanan tiba2 tdk berfungsi/mati rasa. Pd saat dicek tensi mncapai 180/100. Dokter blg ini TIA. Sudh cek darah hasil OK, EMG Ok, TCD ada sedikit gngguan. Sudh diberi obat. Dan sya sudh mulai makan mkanan sehat dan mengurangi garam serta minyak. Lalu kmren 02/11 gejala sama terjadi lagi. Yg sya ingin tnyakan bagaimana cara menyembuhkan TIA? Apakah bisa sembuh total tnpa hrus terus minum obat?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Stroke ringan atau Transient Ischemic Attack (TIA) merupakan gangguan fungsi otak akibat berkurangnya aliran darah menuju ke otak untuk sementara waktu, akibat tersumbatnya pembuluh darah.

Meskipun tidak menyebabkan kerusakan permanen, Anda harus tetap memperhatikan gejala TIA, yaitu antara lain:

  • Tangan dan kaki terasa lemas
  • Baal/ kesemutan pada salah satu sisi tubuh
  • Gangguan penglihatan berupa penglihatan ganda
  • Keseimbangan dan koordinasi tubuh terganggu
  • Gangguan fungsi bicara, misalnya sulit menemukan kata-kata yang tepat dalam berbicara
  • Nyeri kepala hebat

Walaupun gejala stroke ringan ini hanya bersifat sementara, yakni selama 2 hingga 30 menit saja, namun Anda tetap harus waspada, karena seseorang yang pernah mengalami TIA memiliki risiko yang jauh lebih besar untuk terkena stroke. TIA dapat dianggap sebagai peringatan akan adanya risiko terkena stroke, sekaligus sebagai kesempatan untuk mencegah sebelum stroke yang sesungguhnya terjadi.

Menurut penelitian terakhir satu dari tiga orang yang mengalami TIA pada akhirnya akan mengalami stroke, dan setengah dari jumlah tersebut mengalaminya dalam kurun waktu kurang dari setahun setelah mengalami TIA.

Ada beberapa faktor yang memperbesar risiko terjadinya TIA, yaitu:

  • Ada riwayat penyakit jantung
  • Ada anggota keluarga yang pernah mengalami stroke
  • Tekanan darah tidak normal
  • Kolesterol tinggi
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Merokok

Anda perlu mengenali faktor resiko yang ada pada diri anda dan kemudian menghindarinya. Selain itu, Upaya pencegahan stroke berulang yang dapat dilakukan antara lain :

1.    Menjalankan gaya hidup sehat dengan cara :

  • menghindari : rokok, stres mental, alkohol, kegemukan, konsumsi garam berlebih

  • mengurangi : kolesterol dan lemak dalam makanan

  • mengendalikan : hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit sumbatan pembuluh darah

  • menganjurkan : asupan gizi seimbang dan olah raga teratur

2.    Secara rutin berkunjung ke dokter spesialis saraf untuk kontrol

3.    Mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan oleh dokter spesialis saraf

4.    Dukungan dan peran serta keluarga yang optimal

5.    Berkonsultasi dengan bagian rehabilitasi medis sebagai usaha suportif bagi pasien untuk membantu aktivitas sehari-hari seperti bicara, bergerak makan dan minum, dsb

Selain hal-hal yang telah kami sebutkan di atas, kami sarankan Anda rutin berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk mengndalikan faktor resiko penyakit yang Anda miliki seperti diabetes melitus, hipertensi dan lain sebagainya. Selain itu, jika Anda mengalami keluhan seperti nyeri kepala hebat yang tiba-tiba,  kelemahan pada  wajah, bagian tubuh atau anggota gerak, muntah menyembur, kehilangan penglihatan, koordinasi tubuh ataupun sensasi secara tiba-tiba, kami sarankan Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk mencegah terjadinya stroke berulang yang mungkin lebih berat dari sebelumnya dan dapat membahayakan.  

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar