Sukses

Diagnosis Diabetes dan Pengaturan Gula Darah

27 Nov 2014, 16:07 WIB
Pria, 38 tahun.

Sekitar akhir tahun 2012 saya teridentifikasi sakit diabetes,gejala sering kencing,mengantuk dan lapar ternyata setelah cek up,gula darah saya mencapai 300 mg/dl,setelah diberi obat sama dokter kadar gula terkontrol,selain olah raga dan mengatur pola makan,saat rutin cek gula darah rata-rata gula acak dibawah 150 mg/dl,apakah saya sudah terkena diabetes type 2,dan mengapa tanpa minum obat terkadang gula darah jadi naik ?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Bapak/Saudara yang terhormat.
Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Diabetes dapat didiagnosis dengan salah satu hal berikut: 

  • Kadar gula darah puasa Anda sama dengan atau lebih besar dari 126 mg/dL
  • Hasil tes gula darah sewaktu (hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa memperhatikan waktu makan terakhir ) lebih dari 200 mg/dL disertai dengan gejala klasik
  • Anda memiliki tes toleransi glukosa oral dengan hasil lebih dari 200 mg/dL
  • Tes HbA1c Anda lebih besar dari 6,5%

Kemudian mengenai jenis diabetes Menurut Departemen Kesehatan, terbagi atas 4 tipe:

  1. Diabetes tipe 1 - Pankreas membuat sedikit atau tidak memproduksi insulin.
  2. Diabetes tipe 2 - Insulin dihasilkan tetapi tidak bekerja sebagaimana mestinya. Sembilan dari 10 orang dengan diabetes memiliki diabetes tipe 2. Jenis ini paling sering terjadi pada orang yang berusia lebih dari 40 tahun dan kelebihan berat badan.
  3. Diabetes tipe lain: diakibatkan oleh kelainan genetik, infeksi, efek obat atau zat kimia
  4. Diabetes Gestasional: DM yang terjadi selama kehamilan
Apakah obat yang saat ini Anda minum? Kadar gula darah acak (sewaktu) juga dapat dipengaruhi oleh jenis makanan yang terakhir Anda konsumsi sebelum tes dilakukan. Makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti mayoritas karbohidrat berpengaruh tinggi terhadap kenaikan gula darah. 
 
Selanjutnya apabila Anda sudah terdiagnosis dengan diabetes, perlu diketahui poin penting mengenai pengelolaan diabetes. Pada prinsipnya terdapat 5 langkah (5 pilar diabetes) dalam mengontrol kadar gula darah, antara lain:
  1. Edukasi berkelanjutan: seiring dengan kemajuan teknologi, Anda dapat mengikuti info medis terkini mengenai diabetes. Anda juga dapat mengikuti seminar awam mengenai diabetes dan komplikasinya yang sering diselenggarakan oleh berbagai institusi kesehatan (RS, klinik, dan lainnya)
  2. Melakukan perencanaan makan dengan 3J ( pengaturan jadwal makan, jenis makanan, jumlah kalori), serta menjaga berat badan ideal sesuai dengan Indeks Massa Tubuh
  3. Melakukan aktivitas fisik/olahraga teratur 
  4. Intervensi farmakologis, yaitu pengobatan dengan menggunakan anti diabetik oral maupun terapi insulin. Obat anti diabetik berfungsi meningkatkan sensitivitas hormon insulin dalam pengaturan kadar gula darah, serta menurunkan kadar gula darah. Konsumsi obat harus dilakukan rutin dan dalam waktu yang sama setiap harinya agar metabolisme glukosa teratur dan target kadar gula yang diinginkan tercapai
  5. Memeriksa kadar gula darah & konsultasi medis rutin (tes gula darah sewaktu, gula darah puasa, atau HbA1c). Salah satu cara praktis adalah dengan menggunakan alat tes gula darah yang dapat digunakan di rumah dan kantor untuk memantau kadar gula darah.

Apakah jenis aktivitas fisik Anda? Bagaimana pengaturan pola makan Anda? Lalu dalam kategori apakah berat badan Anda? Apabila dengan cara di atas target gula darah yang diinginkan belum tercapai, konsultasikan dengan dokter penyakit dalam untuk penelusuran lebih lanjut serta perlukah adanya penyesuaian dosis obat.

Berikut artikel terkait pertanyaan Anda, di antaranya mengenai jenis aktivitas fisik serta contoh perencanaan makanan:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.
 
Salam,
Tim Redaksi KlikDokter
 

0 Komentar

Belum ada komentar