Sukses

Vagina Berbau

24 Feb 2015, 21:58 WIB
Wanita, 21 tahun.

hallo dok, sebelumnya saya mau cerita dulu nih, nanyanya belakangan gpp kan? 1des2013 lalu saya melahirkan melalui proses induksi, 40 hari setelahnya saya pasang kb iud, sebelum pasang saya konsultasi dulu dengan bidannya bahwa saya ada keputihan, dan pd saat pemasangan pun keputihannya diobati dahulu (pake betadine mungkin). tapi semenjak itu selama 6bulan haid saya menjadi kuranglebih 15hari, dan di hari2 selain haid dari vagina saya selalu keluar cairan bening kekuningan atau kehijauan baunya pun tidak sedap, dan membuat hubungan menjadi tidak nyaman karena becek dan bau. nah yang mau saya tanyakan bahayakah jika cairan tersebut keluar setiaphari? lalu penyebabnya apakah dari keputihan atau iud? bisa diobati atau lebih baik ganti kb? dan satu lagi dok, apakah normal jika sesekali perut saya terasa sakit seperti rasa mules sebelum melahirkan? terimakasih untuk forumnya, dan mohon jawabannya ya dok.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Cairan vagina berbau dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya infeksi jamur, atau bakteri. Vaginosis bakterialis yaitu pertumbuhan berlebihan bakteri yang normalnya ada dalam vagina merupakan penyebab tersering bau tidak sedap vagina. Apakah ada gejala lain sepertikeputihan dan gatal? Bila ya, perlu dievaluasi penyebab infeksi vagina tersebut. Higienitas daerah kemaluan yang kurang baik juga dapat menyebabkan bau vagina yang tidak sedap.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau tidak sedap tersebut antara lain:

  • Gunakan celana dalam yang terbuat dari katun
  • Hindari penggunaan celana yang sempit
  • Hindari produk yang menggunakan pewangi untuk membersihkan vagina
  • Ganti pembalut secara berkala
  • Makan buah dan sayuran secara teratur
  • Buang air kecil dan cuci segera kemaluan setelah berhubungan intim untuk membersihkan area vagina dari bakteri

Untuk memastikan penyebab vagina yang berbau sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau spesialis kulit dan kelamin. Kami tidak menganjurkan Anda memberli antibiotik sendiri dan mengobati tanpa diagnosis yang jelas. Hal ini berisiko keluhan Anda tidak membaik, atau malah menyebabkan strain bakteri yang resisten terhadap pemberian antibiotik.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar