Sukses

TBC Kambuh Lagi

23 Jan 2015, 09:53 WIB
Pria, 23 tahun.

Tahun 2009 saya terkena TBC dan berobat selama setahun. waktu itu saya telah dinyatakan sembuh. Sekarang saya sering batuk batuk lagi, saya telah cek lab dan periksa ke dokter paru, namun katanya itu hanya alergi yang disebabkan dari TBC soalnya ketika saya cek dahak, di dahak tersebut tidak mengandung bakteri TBC. apakah TBC saya kambuh lagi? bagaimana cara menyembuhkannya. Terimakasih

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bagaimana karakter batuk yang Anda alami saat ini? Berdahak atau tidak? Bagaimana dengan berat badan Anda, apakah stabil atau menurun? Apakah berkeringat malam hari pada saat cuaca sejuk? Adakah demam?

Penyakit TBC dapat kambuh kembali bila ternyata kuman TBC yang menginfeksi Anda adalah kuman yang resisten (kuman yang lebih kuat dan tidak dapat dibunuh dengan regimen obat biasa), pengobatan yang tidak teratur dan tidak tuntas, adanya penyakit lain, merokok, kebersihan yang kurang. Selain itu juga pada kondisi infeksi TBC sebelumnya yang terdapat banyak kavitas (lubang pada paru) lebih rentan untuk kambuh.

Bila penyebab kekambuhan adalah karena jenis kuman yang resisten maka perlu dilakukan tes sensitivitas untuk mengetahui jenis obat yang sesuai. Jika disebabkan karena faktor lain maka yang perlu dilakukan adalah menjaga kesehatan tubuh dan menjaga kebersihan.

Namun, terkadang mungkin saja seorang TBC bukan mengalami kekambuhan tetapi mendapatkan infeksi baru berulang dari sumber lain. Untuk itu hal ini perlu dikonfirmasi dengan wawancara medis lengkap, pemeriksaan langsung, dan pemeriksaan penunjang.

Saat ini, Anda tidak perlu khawatir. Mungkin saja keluhan batuk Anda adalah infeksi bakteri biasa. Dokter Anda akan mengevaluasi kembali pengobatan Anda. Bila tidak ada perbaikan maka dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Anda tidak perlu khawatir, infeksi TBC adalah infeksi yang dapat diobati. Bakteri yang resisten tetap dapat diobati, hanya saja memerlukan jenis antibiotik yang lebih kuat. Untuk itu, tetaplah rutin melakukan pemeriksaan kepada dokter Anda secara langsung agar dapat dievaluasi perjalanan penyakit Anda saat ini.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar