Sukses

Seperti Bekas Digigit Nyamuk dan Tidak Bisa Hilang

26 Jan 2015, 23:43 WIB
Wanita, 32 tahun.

adik sy punya mslh dgn kulitnya dok. skrg dia sdh dewasa dan sering minder. dl wkt bayi dia pernah demam tinggi, shg dia pandai berjalan pd umur 4 thn. stlh umur 4 thn itu, ortu memberinya susu formula biar tumbuh sht. sejak itulah klu digigit nyamuk bekasnya gak mau hlg spi skrg, hampir seluruh tubuhnya terdpt bekasnya dok, apalagi dikaki dan tangannya. mhn bantuannya dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Berapa usia adik Anda saat ini? Apakah adik Anda memang sering digigit nyamuk? Atau bentol timbul tiba-tiba? Kemungkinan dari kami, adik Anda mengalami impetigo.

Impetigo adalah penyakit kulit menular yang disebabkan bakteri. Impetigo disebabkan oleh bakteri staphylococcus dan streptococcus. Bakteri ini hidup normal di kulit manusia tanpa menimbulkan penyakit. Walaupun sebagian besar disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka, namun impetigo dapat terjadi pada kulit yang sehat. Impetigo merupakan infeksi kulit yang mudah sekali menyebar, baik dalam keluarga, tempat penitipan atau sekolah. Impetigo menyebar melalui kontak langsung dengan lesi (daerah kulit yang terinfeksi).

Impetigo terdiri dari dua jenis, yaitu impetigo krustosa (tanpa gelembung cairan, dengan krusta/keropeng/koreng) dan impetigo bulosa (dengan gelembung berisi cairan). Impetigo krustosa hanya terdapat pada anak-anak, paling sering muncul di muka, yaitu di sekitar hidung dan mulut, serta di tangan dan kaki. Kelainan kulit berupa eritema dan vesikel yang cepat memecah sehingga penderita datang berobat yang terlihat adalah krusta tebal berwarna kuning seperti madu. Jika dilepaskan tampak erosi dibawahnya

Impetigo bulosa terdapat pada anak dan dewasa, paling sering muncul di ketiak, dada, dan punggung. Kelainan kulit berupa eritema, vesikel, dan bula. Kadang-kadang waktu penderita datang berobat, vesikel atau bula telah pecah.

Impetigo diobati dengan antibiotik. Penyakit ini dapat sembuh sendiri dalam 2-3 minggu, namun karena dapat menyebar dengan mudah dan dapat menjadi infeksi yang lebih serius, sangat penting untuk mengobatinya secepat mungkin. Pada lesi yang terlokalisir maka pemberian antibiotik topikal diutamakan. Karena antibiotik topikal sama efektifnya dengan antibiotik oral. Antibiotik oral disimpan untuk kasus dimana pasien sensitif terhadap antibiotik topikal, lesi lebih luas atau dengan penyakit penyerta yang berat. Karena menggunakan antibiotik maka dari itu kami sarankan adik Anda diperiksa ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan pengobatan yang optimal.

Untuk mencegah impetigo dapat dilakukan :

  • Mandi teratur dengan sabun dan air (sabun antiseptik dapat digunakan, namun dapat mengiritasi pada sebagian kulit orang yang kulit sensitif)

  • Higiene yang baik, mencakup cuci tangan teratur, menjaga kuku jari tetap pendek dan bersih

  • Jauhkan diri dari orang dengan impetigo

  • Orang yang kontak dengan orang yang terkena impetigo segera mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

  • Cuci pakaian, handuk dan sprei dari anak dengan impetigo terpisah dari yang lainnya. Cuci dengan air panas dan keringkan di bawah sinar matahari atau pengering yang panas. Mainan yang dipakai dapat dicuci dengan disinfektan.

  • Gunakan sarung tangan saat mengoleskan antibiotik topikal di tempat yang terinfeksi dan cuci tangan setelah itu

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar