Sukses

Hipersensitif Saluran Cerna Pada Bayi

22 Feb 2015, 18:03 WIB
Wanita, 36 tahun.

Halo Dokter. Saya pernah membaca artikel mengenai hypersensitifitas saluran cerna pada anak. Bayi saya lahir 24 Juli 2014, perempuan, usia kehamilan 39 minggu. berat badan lahir 3.8 Kg panjang 50 cm. Setelah usia sebulanan, saya perhatikan dia sering sekali mulet, gumoh, cegukan. setelah saya browse, sepertinya dia memiliki indikasi hipersensitivitas saluran cerna. Bayi saya minum full ASI. Dia sering menjulurkan lidah, ngecess, bibir kadang seperti terlihat kering/pecah-pecah, sering buang angin dengan bunyi yang keras dan berbau tajam. dahi sering berkeringat, kaki sering diluruskan/kaku. Kebetulan, bayi saya jarang menggunakan popok sekali pakai, lebih sering menggunakan popok/celana kain. Pada akhir oktober, saat dibawa imunissi ke bidan, bayi saya pakaikan popok sekali pakai. Saat saya ganti sepulang imunisasi, terlihat warna pipisnya semu-semu pink. saya kaget. karena selama ini blm pernah melihat sperti itu. Dan pada bagian permukaan vagina juga ada seperti kristal yang ketika diusap dengan kapas menunjukkan warna semu pink. Dan hal ini berlanjut sampai beberapa kali. Tapi , dalam minggu ini, sepertinya sering kali pipisnya berwarna pink, yang hanya terlihat jika dia memakai diapers sekali pakai. Mohon pencerahan, apakah ini bagian dari gejala hypersensitivitas saluran cerna tersebut? Terima kasih sebelumnya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Hipersensitif saluran cerna ini biasanya hanya merupakan gangguan fungsional dan selama ini dianggap normal. Tetapi ternyata bila dicermati gangguan ini sering disertai secara bersamaan dengan berbagai gangguan organ tubuh lainnya yang sangat mengganggu. Gangguan tersebut sering disertai gangguan pertumbuhan berat badan, gangguan perilaku dan gangguan perkembangan lainnya.

Tanda dan Gejala Hipersensitif Saluran Cerna Pada Bayi;

  • Gastrooesepageal Refluks, Sering muntah/gumoh, kembung,"cegukan",
  • sering Hiccup atau cegukan
  • Buang angin keras dan sering
  • Sering rewel gelisah atau kolik menagis berkepanjangan dan menangis keras melengkin lebih dari 15 menit. Biasanya terjadi karena perutnya tidak nyaman atau sakit. Keluhan ini timbul terutama mulai sore hari hingga malam hari dan puncaknya saat dini hari atau saat subuh. Nyeri perut atau malam gelisah ini biasanya akan berkurang setelah usia 3 bulan
  • BAB lebih 3 kali perhari, feses cair, terdapat seperti biji cabe, sering berak sedikit sedikit tapi sering
  •  Berak Darah
  •  BAB tidak tiap hari, Feses warna hijau,hitam dan berbau, disertai ngeden
  • Sering "ngeden. Biasanya disertai Hernia Umbilikalis (pusar), scrotalis, inguinalis atau hidrokel.
  • Air liur berlebihan.
  • Mulut sensitif: Lidah sering timbul putih kadang sulit dibedakan dengan jamur (candidiasis) atau memang kadang juga disertai infeksi jamur. Lidah atau mulut sering timbul putih, bibir kering dan kadang kehitaman sebagian. Bibir tampak kering atau kadang pada beberapa bayi bibir bagian tengah berwarna lebih gelap atau biru.
  • Produksi air liur meningkat, sehingga sering "ngeces ("drooling") biasanya disertai bayi sering menjulurkan lidah keluar atau menyembur-nyemburkan ludah dari mulut.

Perubahan warna urin menjadi kemerahan disertai dengan adanya kristal bisa jadi merupakan gejala penyerta dari gangguan ini. Untuk memastikannya dan juga penanganan lebih lanjut, kami anjurkan Anda untuk memeriksakan anak anda kepada dokter spesialis Anak terdekat.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar