Sukses

Flek Pada Anak

06 Mar 2015, 14:19 WIB
Wanita, 26 tahun.

saya mw tanya ,anak saya laki2 usia 3th 4bln..sudah dilakukan cek rontgen & cek darah..hasil sudah di bawa ke dokter menurut dokter anak sy plek,namun ke dokter kedua mengatakan tdk plek,,bs sy share hasil lab dsini kah ? untuk bertanya pihak ketiga apakah anak saya plek atau tidak ?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Anda dapat mencantumkan hasil pemeriksaan penunjang laboratorium pada fitur ini. Namun perlu diketahui bahwa pemeriksaan penunjang bukanlah modalitas utama untuk mwnwgakkan diagnosis suatu penyakit. Tentunya diperlukan informasi lebih lanjut dari wawancara medis dan pemeriksaan fisik yang mendukungnya. Untuk itu akan lebih baik jika Anda melakukan konsultasi langsung dengan dokter anak yang merawat anak anda jika memang masih meragukan hasil pemeriksaannya.

Flek atau TBC Pada Anak dapat ditemukan melalui dua pendekatan utama, yaitu investigasi terhadap anak yang kontak erat dengan pasien TB dewasa aktif dan menular, serta anak yang datang ke pelayanan kesehatan dengan gejala dan anda klinis yang mengarah ke TB. Gejala klinis TB pada anak tidak khas, karena gejala serupa juga dapat disebabkan oleh berbagai penyakit selain TB.

Gejala umum TB pada anak :

  1. Nafsu makan tidak ada (anoreksia) atau berkurang, disertai gagal tumbuh (failure to thrive).
  2.  Masalah Berat Badan (BB).
    • BB turun selama 2-3 bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas, ATAU
    • BB tidak naik dalam 1 bulan setelah diberikan upaya perbaikan gizi yang baik ATAU
    • BB tidak naik dengan adekuat.
  3. Demam lama (≥2 minggu) dan atau berulang tanpa sebab yang jelas (bukan demam tifoid, infeksi saluran kemih, malaria, dan lain lain). Demam yang umumnya tidak tinggi dan dapat disertai keringat malam. 
  4. Lesu atau lemah, anak kurang aktif bermain.
  5. Batuk lama  ≥3 minggu, batuk bersifat non-remitting (tidak pernah reda atau intensitas semakin lama semakin parah) dan penyebab batuk lain telah disingkirkan;
  6. Keringat malam dapat terjadi, namun keringat malam saja apabila tidak disertai dengan gejala-gejala umum lain bukan merupakan gejala spesifik TB pada anak.

Memang untuk mendiagnosis TB pada bayi atau anak cukup sulit, mengingat gejalanya yang tidak spesifik. Saat ini para dokter menggunakan sitem skoring untuk mendeteksi seorang anak terkena penyakit TB. Dalam skoring tersebut nilai tertinggi bila didapatkan hasil uji tes mantoux positif ((≥10mm, atau ≥5mm pada keadaan imunokompromais/sistem imun rendah) dan adanya riwayat kontak dengan orang dewasa penderita TB aktif dan menular. Jika hasil skoring melebihi nilai normal, maka Anak harus diterapi sebagai penderita TB.

Namun demikian, jika anak yang kontak dengan pasien BTA positif dan uji tuberkulinnya positif namun tidak didapatkan gejala, maka anak cukup diberikan profilaksis atau terapi pencegahan terutama anak balita.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar