Sukses

Apakah PCOS Bisa Sembuh?

22 Feb 2015, 21:38 WIB
Wanita, 29 tahun.

Dok,saya mengalami mens yg tidak teratur..kadang bisa 2 bulan sekali..kdg sebulan sekali..mlh bisa 3bulan sekali..setelah diperiksa,ktnya saya VCO..saya dikasih obat untuk melancarkan mens,inlacin dan metformin,tp obatnya benar2 bkin mual..jd saya berhenti..terus terang,saya ingin segera punya keturunan..apakan dgn dioperasi,VCO tersebut bs sembuh total dan saya pasti bs pny anak dok?terima kasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Apakah Yang Anda maksuda adalah PCOS?

Sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan,  pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Agar dapat mengalami pembuahan, sel sperma harus bertemu dengan sel telur matang. Akan tetapi hanya sebagian kecil penderita PCOS yang mengalami pelepasan sel telur matang dari indung telur (ovulasi), sehingga sebagian besarnya dapat mengalami kesulitan untuk memiliki keturunan. Namun bukan berarti kehamilan tidak mungkin terjadi. Pada keadaan ini, dibutuhkan terapi bantuan untuk meningkatkan kesempatan terjadinya kehamilan. Untuk faktor resiko kanker menurut teori memang ada fator resiko untuk terjadi kanker rahim (terutama bila terjadi gangguan haid) dan ada faktor resiko juga untuk kanker ovarium, namun ini hanya faktor resiko saja, bila Anda diobati tentu faktor resiko akan hilang. 

Dokter perlu melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menilai ada/tidaknya ovulasi pada Anda, baru dapat  ditentukan terapi yang sesuai. Perlukah dilakukan induksi ovulasi ataukah terapi lain? Diskusikanlah dengan dokter kebidanan dan kandungan Anda mengenai berbagai pertimbangan yang mungkin diambil, agar dapat tercapai solusi yang terbaik untuk Anda dan pasangan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar