Sukses

Keputihan

24 Feb 2015, 22:00 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dear Dokter, saat ini sy sedang merencanakan kehamilan setelah kuret. Saat di kuret, hasil USG menandakan sudah bersih dan tidak menyebut ada perubahan apapun di rahim atau di serviks. Siklus haid sy 30 hari, dan seharusnya tgl 14 November ini dapat haid. Tapi kemarin sy keluar cairan berwarna pink terang, hanya sekali. Dulu pernah sekali keluar keputihan dgn segaris darah, keluarnya sedikit. Yg ingin saya tanyakan? 1. Apakah cairan pink ini bisa dibilang normal? Banyak yg bilang kalau sedang stress atau terlalu lelah, wanita bisa mengalami flek spt itu. 2. Cairan pink ini, apakah menandai ovulasi, pendarahan implantasi, ataukah ciri kanker? Atau malah tanda akan haid? Sy kalau haid memang spotting dulu. Terima kasih utk jawabannya, Dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

 

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. 

Bagaimana dengan keputihan Anda?

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Bila keputihan yang Anda alami menunjukkan ciri-ciri patologis, kami menyarankan Anda berobat ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar