Sukses

Sering Lupa dan Pendengaran Berkurang

26 Jan 2015, 21:52 WIB
Pria, 29 tahun.

saya sering lupa dok, dan telinga saya kurang begitu mendengar, gimana solusinya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Lupa merupakan gejala yang umum, bisa saja keluhan ini tidak memiliki landasan kelainan yang mengkhawatirkan. Seringkali, lupa terhadap sesuatu diakibatkan karena kurangnya konsentrasi seseorang terhadap hal yang sedang dikerjakannya, karena melamun, atau karena sedang melakukan beberap hal dalam saat yang bersamaan. 

Kehilangan memori yang lebih serius juga dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi otak, efek samping obat, cedera di kepala, alkoholisme, diabetes, stroke, penyakit hipertiroid, dan defisiensi vitamin B-12.

Penyakit lupa memang ada, namanya alzheimer, namun biasanya penyakit ini menyerang orang tua. Gejalanya mencakup hilangnya memori secara perlahan terhadap peristiwa baru dan kesulitan mempelajari informasi baru dan sulit fokus. Selain itu biasanya  ditemukan perubahan perilaku seperti perubahan emosi, depresi, cemas, takut, dan ketergantungan yang berlebihan terhadap seseorang.

Berikut ini adalah tips-tips agar tidak mudah lupa:

  • Coba latih otak Anda tetap aktif dengan melakukan latihan yang mengasah otak seperti mengisi teka-teki silang, bermain scrable, puzzle, menulis, berlatih musik, dll.

  • Latihan mengingat. Cobalah ingat dan sebutkan beberapa kali nama orang setelah perkenalan atau cobalah mengingat angka.

  • Fokuskan perhatian. Terlalu banyak yang dipikirkan atau melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (multi-tasking) dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi dan tidak fokus. Cobalah fokus dan kerjakan satu persatu untuk mendapatkan hasil maksimal.

  • Makan makanan yang tinggi antioksidan, zat besi, dan rendah lemak. Kekurangan zat besi/ anemia defisiensi besi dapat menyebabkan penurunan kognitif /kecerdasan. Namun konsumsi zat besi harus hati-hati, jika kelebihan justru akan meningkatkan risiko alzheimer's.

  • Olahraga teratur 3x/minggu selama minimal 30 menit setiap sesinya. Olahraga dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, termasuk otak.

  • Istriahat cukup. Saat tidur, terjadi proses konsolidasi memori pada otak. Kurang tidur akan menyebabkan gangguan memori dan kehilangan konsentrasi.

  • Hindari stres. Stres dapat mengganggu proses pembentukan memori.

  • Berhenti merokok! Rokok dapat meningkatkan risiko demensia dan penyakit berbahaya lainnya.

  • Buatlah agenda yang berisi jadwal/janji penting dan apa saja yang akan Anda lakukan agar Anda tidak lupa.

Kemampuan untuk berkonsentrasi dan berfokus juga dapat dilatih dan dibantu dengan makanan dengan nutrisi yang baik dan seimbang.

Untuk membantu Anda, kami sertakan beberapa artikel yang dapat memberikan informasi lengkap Anda mengenai tips-tips untuk meningkatkan daya kerja otak:

Sejak kapan keluhan pendengaran kurang Anda muncul? Apakah pendengaran Anda berkurang secara perlahan atau tiba-tiba? Apakah sebelumnya Anda mengalami influenza? Apakah disertai gejala lain, seperti demam atau keluarnya cairan dari telinga? Di mana Anda beraktivitas sehari-hari, apakah di lokasi yang penuh dengan bising? Kami akan memberikan penjelasan mengenai gangguan pendengaran. Ada tiga jenis utama dari gangguan pendengaran:

  1. Gangguan pendengaran konduktif terjadi dari masalah di liang telinga.  Gendang telinga atau telinga tengah tidak dapat mengirimkan suara secara efektif ke telinga bagian dalam. Masalah ini dapat disebabkan oleh infeksi telinga, tumor, atau benda (seperti penumpukan lilin) di telinga.

  2. Kehilangan pendengaran sensorineural seringkali disebabkan oleh kerusakan sel-sel rambut di telinga bagaian dalam. Penyebab potensial lainnya termasuk kerusakan pada saraf atau otak 8. Jenis gangguan pendengaran sering disebabkan oleh usia-terkait perubahan saraf dan sel-sel sensorik dari telinga bagian dalam.

  3. Gangguan pendengaran campuran adalah kombinasi dari gangguan pendengaran konduktif dan sensorineural, yang berarti bahwa mungkin ada kerusakan di telinga luar atau tengah, serta di telinga bagian dalam (koklea) atau saraf pendengaran. Kehilangan pendengaran campuran dapat disebabkan oleh cedera kepala, infeksi kronis, atau kelainan bawaan.

Gangguan pendengaran dapat mempengaruhi satu atau kedua telinga. Hal ini dapat terjadi tiba-tiba (akut) atau secara bertahap memburuk dari waktu ke waktu. Kami sangat menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis THT untuk dilakukan pemeriksaan penunjang (seperti audiografi dan endoskopi telinga) bila diperlukan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar