Sukses

Kaki Anak Berbentuk 'O'

22 Jan 2015, 22:35 WIB
Wanita, 26 tahun.

dok, bayi saya usia 3 bulan, tp kakix leter o. dia lahr dgn berat 2,2 kg sdan pnjang 48 cm, dia lahir g prematur / kurang bulan. skrg beratx 4.5 kg. apakah pertumbuhanx normal dan apakah kaki y leter 0 masih normal/ bedong bs membantu. mkasih ya dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter. 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kaki berbentuk O atau X merupakan jenis kelainan yang paling sering ditemukan pada anak balita. Kaki X atau di dunia medis disebut sebagai genu valgum, sedangkan kaki O atau genu varum  merupakan gangguan pertumbuhan tulang kaki yang menyebabkan terjadinya pergeseran rotasi pada persendian antara tulang paha dan tulang lutut. Gangguan pertumbuhan ini juga mengakibatkan sudut yang terbentuk antara kedua tulang tersebut menjadi tidak normal.

Penyebab kelainan ini sifatnya multifaktorial, faktor genetik atau keturunan merupakan salah satunya, akan tetapi juga ada sejumlah faktor lain, yaitu:  

  • Posisi tidur yang salah, misalnya tengkurap seperti katak. Jika berlangsung lama, kebiasaan ini dapat mengakibatkan gangguan rotasi dan bentuk tungkai.
  • Kebiasaan duduk yang salah, misalnya duduk dengan posisi kaki melengkung ke dalam.
  • Kebiasaan menggendong yang salah, misalnya saat digendong menyamping, kaki anak dibiarkan melingkari tubuh Anda dan membentuk sudut 90 derajat.
  • Pemakaian baby walker yang tidak tepat. Apabila anak belum cukup kuat menopang berat tubuhnya, ia akan memaksakan salah satu kakinya untuk menyangga seluruh berat tubuhnya. Akibatnya, tungkai bawah dan pergelangan kaki saja yang terlatih, sehingga terjadi ketidakseimbangan kekuatan otot.

Terdapat beberapa metode penanganan dari keadaan ini. Secara umum dibagi menjadi dua yaitu metode non bedah dan metode bedah.

  • Metode non bedah: Metode non bedah meliputi pemakaian semacam papan/ bidai pada kaki anak. Pemakaian semacam bidai pada anak dimaksudkan untuk menjaga posisi kaki agar tetap menyerupai keadaan yang normal.
  • Metode bedah: Dalam metode ini dilakukan intervensi untuk memperbaiki kondisi tendon, otot yang mengelilingi telapak kaki. Dengan demikian diharapkan setelah operasi kaki anak akan lebih kuat untuk berjalan secara normal.

Saran kami sebaiknya kondisi anak Anda dikonsultasikan ke dokter, idealnya tim dokter terdiri dari seorang dokter spesialis anak dan dokter spesialis ortopedi. Segera lakukan pemeriksaan agar dapat dilakukan pengobatan sedini mungkin.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar