Sukses

Anyang-Anyangan & Urin Berwarna Merah

04 Nov 2014, 10:52 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dokter, saya kemarin menahan buang air kecil. Lalu waktu buang air kecil, keluarnya hanya sedikit2 dan setelah air seni keluar saya merasa sakit di perut bagian bawah. Tapi setelah buang air kecil rasa ingin buang air kecilnya tidak hilang sehingga berkali-kali kembali ke wc. Tapi yang terjadi selalu sama, keluar hanya sedikit disertai rasa sakit. Bahkan kadang tetesan terakhirnya berwarna kemerahan (seperti darah bercampur air). Itu kenapa ya dok? Apa terkena kencing batu? Apa yang harus saya lakukan atau hindari? Apakah ada obat yang bisa saya konsumsi? Terima kasih dok..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Anyang-anyangan atau buang air kecil tidak lampias dapat mengarah kepada kemungkinan infeksi saluran kemih. Untuk menegakkan diagnosis tentu perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan urin.

Air kencing yang berwarna merah dapat disebabkan karena beberapa hal, diantaranya adalah adanya kandungan darah dalam kencing, atau kandungan kimia lain dari obat-obatan yang dapat mengubah warna air kencing menjadi merah.

Sudahkah Anda melakukan pemeriksaan air kencing (urinalisis)? Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan sel darah merah, berarti terdapat kondisi yang menyebabkan darah dapat keluar dalam kencing. Hal-hal yang dapat menyebabkan kondisi ini berupa:

  • Infeksi saluran kencing. Dalam infeksi pada umumnya terdapat demam dan nyeri saat kencing.
  • Infeksi ginjal. Sama halnya dengan infeksi saluran kencing, infeksi pada umumnya akan disertai demam.
  • Batu ginjal atau saluran kencing. Terkadang batu ginjal atau saluran kencing dapat sangat kecil sehingga meskipun menyebabkan perlukaan tetapi tidak ada gejala nyeri sesudah batu tersebut keluar.
  • Anemia sel sabit. Anemia sel sabit pada umumnya akan terdeteksi dengan tes darah. Kondisi ini pun sifatnya herediter.
  • Trauma ginjal. Trauma berupa cedera atau kecelakaan yang mencederai ginjal dapat menyebabkan darah keluar dalam urin.
  • Obat-obatan. Obat-obatan seperti aspirin apabila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan perlukaan lambung dan menyebabkan darah keluar dalam urin atau obat tuberkulosis.
  • Olahraga berat. Olahraga dengan intensitas berat dapat menyebabkan rhabdomiolisis dimana serabut otot mengalami stres berat sehingga menyebabkan sel darah merah keluar dalam urin.

Kami menyarankan Anda memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan dilakukan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan). Untuk sementara beberapa hal yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • konsumsi air putih dalam jumlah banyak setiap harinya (lebih kurang 1,5-2 liter/hari)
  • hindari kebiasaan menahan kemih
  • menjaga kebersihan daerah kemaluan

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar