Sukses

Luka Di Dubur

22 Jan 2015, 00:17 WIB
Pria, 40 tahun.

Luka di dubur

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Rasa perih yang anda alami kemungkinan disebabkan oleh feses keras yang menggesek daerah dubur dan menyebabkan perlukaan. Luka tersebut menyebabkan nyeri dan perdarahan.

Yang terpenting sekarang adalah mencegah agar BAB Anda tidak keras. Mencegah konstipasi secara umum dengan cara :

  • mengkonsumsi serat yang cukup. Serat yang paling mudah diperoleh adalah pada buah dan sayur. Beberapa di antaranya lebih baik bila dikonsumsi mentah, misalnya wortel, zucchini (disebut juga timun Jepang), dan kol. Sedangkan buah yang kaya serat antara lain apel, rasberi, dan peach. Anda dapat juga mengonsumsi agar-agar, makan cabe untuk merangsang gerak usus
  • Konsumsi cukup air (minimal 8 gelas/hari)
  • Olahraga teratur
  • Tidak menunda terlalu lama jika terasa hendak buang air besar

Banyak orang yang secara salah menganggap bahwa mereka harus buang air besar setiap hari. Yang paling penting adalah keteraturan buang air besar. Serat  sebaiknya dikonsumsi 25-35 g/hari. Olahraga teratur dapat menurunkan kejadian konstipasi sampai 2 kali lipat.

Jika tidak berhasil, maka dapat dipertimbangkan penggunaan laksatif, seperti psyllium, pectin, plantago, atau produk selulosa dapat digunakan. Agen ini menyerap air dari intestinal lumen untuk meningkatkan massa dan melunakkan konsistensi tinja. Terapi farmakologi lain adalah osmotic laksatif seperti magnesium hydroxide atau sodium biphosphate. Pengobatan ini harus dievaluasi oleh dokter selama 2-4 minggu.

Rasa sakit tersebut akan perlahan-lahan menghilang seiring dengan penyembuhan dari luka yang terjadi. Yang paling penting adalah memastikan BAB anda tidak keras dan tidak menggesek area dubur kembali. Apabila sangat nyeri, anda dapat mengkonsumsi obat pereda rasa nyeri seperti asam mefenamat.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar