Sukses

Hidung Tersumbat Pada Sinusitis

03 Nov 2014, 16:10 WIB
Pria, 31 tahun.

Selamat pagi Dok... Saya ingin bertanya. Apakah sumbatan di hidung pada penyakit sinusitis bisa berpindah-pindah mengikuti posisi berbaring seseorang...? (Ketika berbaring ke sebelah kiri, hidung kiri akan tersumbat dan yang kanan menjadi lega. Dan sebaliknya, ketika berbaring ke sebelah kanan hidung kanan akan tersumbat dan hidung kiri menjadi lega. Keduanya dalam waktu yang bersamaan.)

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Kami memahami kekhawatiran Anda.

Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai sinusitis. Sinus merupakan suatu rongga yang terdapat pada belakang hidung, mata dan dahi, dan pada keadaan normal berada pada kondisi steril. Pada keadaan sakit, dinding mukosa sinus mengalami peradangan atau pembengkakan akibat alergi, infeksi, iritasi bahan kimia, yang menyebabkan sumbatan aliran sekresi, dan jika dibiarkan akan menyebabkan timbulnya infeksi bakteri. Cairan yang tertahan tersebut akan memicu Sinusitis.

Terjadinya sinusitis berkaitan dengan 3 faktor di bawah:

  • sumbatan aliran sinus
  • gangguan silia, yang berfungsi mengalirkan cairan sinus tersebut
  • gangguan jumlah dan kualitas cairan mukus

Sebagai akibat dari sumbatan tersebut, maka:

  • terjadi penumpukan cairan dalam rongga sinus
  • kurangnya oksigen akibat hidung tersumbat dan kesulitan bernapas
  • penurunan aktivitas serabut-serabut silia untuk membersihkan rongga sinus, dan merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman.

Gejala hidung tersumbat yang berpindah tempat bisa terjadi, karena pada posisi miring terjadi gaya gravitasi dimana cairan dalam sinus bagian atas yang mengalami penumpukan akan turun ke rongga sinus bagian bawah dan tekanan didalam rongga sinus secara otomatis bagian atas menjadi berkurang.

Dalam perjalanannya, apabila sinusitis tidak diobati, infeksi kuman dari sinusitis juga dapat menyebar ke tulang sekitar rongga sinus yang terkena, mata, otak, dan paru. Namun keadaan ini dapat dicegah dengan penanganan yang cepat dan optimal. Terapi pembedahan jarang diperlukan kecuali telah terjadi komplikasi ke organ sekitar sinus. Gejala yang paling khas adalah pusing, sakit kepala dan pilek.

Kami menyarankan Anda untuk rutin memeriksakan diri ke dokter THT.  

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.
Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar