Sukses

Kesemutan Setelah Berhubungan Badan, Keringat Setengah Badan, Dan Hamil di Usia Tua

18 Jan 2015, 16:47 WIB
Pria, 44 tahun.

1.setelah senggama/keluar air mani ,ke 2 telapak kakinya terasa kesemutan, normalkah atau gejala penyakit apa? 2.bagian badan sebelah kanan keringatan sedang yg kana tidak sakit apakah? obatnya + terapinya apa? 3.istri umur 43 th, pernah haid 3 x, semenjak nikah tidak haid lagi mungkinkah akan haid lagi dan dapa hamil? harus berobat kemana? pernah divonis tidk punya anak olah dokter sih trims

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Akan kami coba untuk menjawab pertanyaan Anda satu persatu.

1.setelah senggama/keluar air mani ,ke 2 telapak kakinya terasa kesemutan, normalkah atau gejala penyakit apa?

Kesemutan merupakan keluhan yang pernah dialami oleh semua orang. Biasanya kesemutan terjadi saat tubuh terlalu lama diam, atau berada dalam suatu posisi tertentu, sehingga aliran darah ke daerah tersebut (misal ke arah kaki Anda) menjadi terhambat dan timbul keluhan kesemutan. Anda tidak perlu khawatir mengenai hal ini. Ini merupakan hal yang wajar terjadi. Keluhan tersebut akan berangsur-angsur menghilang dengan menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kesemutan sehingga aliran darah kembali lancar ke daerah tersebut.

2.bagian badan sebelah kanan keringatan sedang yg kana tidak sakit apakah? obatnya + terapinya apa?

Keringat berlebih  disebut dengan hiperhidrosis. Berdasarkan data yang Anda berikan, hiperhidrosis yang Anda alami terjadi di sebagian sisi tubuh. Hiperhidrosis sendiri terbagi atas 3 yaitu : 

  1. Hiperhidrosis fokal primer yaitu kondisi dimana keringat berlebih terjadi pada area tertentu dari tubuh (fokal) di kedua sisi tubuh (umumnya). Lokasi yang sering adalah telapak tangan dan kaki, lengan, kepala, dan wajah.
  2. Hiperhidrosis Idiopatik Generalisasi yaitu kondisi dimana seluruh area tubuh mengeluarkan keringat berlebih.
  3. Hiperhidrosis Sekunder Generalisasi yaitu kondisi keringat berlebih yang dipengaruhi oleh penyakit lain atau kondisi lain seperti menopause, hipertiroid, diabetes melitus (neuropati perifer), atau stroke. Obat-obatan seperti antihipertensi dan antidepresi juga dapat menyebabkan hiperhidrosis. Keringat berlebih juga melibatkan area yang luas di tubuh dan dapat muncul ketika tidur.

Untuk mengetahui secara pasti penyebab dari hal tersebut silahkan anda memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam.

3.istri umur 43 th, pernah haid 3 x, semenjak nikah tidak haid lagi mungkinkah akan haid lagi dan dapa hamil? harus berobat kemana? pernah divonis tidk punya anak olah dokter

Perlu diketahui bahwa kehamilan terjadi apabila sel sperma dan sel telur bertemu, selama seorang wanita masih memproduksi sel telur dan tidak ada gangguan pada organ reproduksinya, tentunya ia mampu untuk hamil.

Namun perlu diingat bahwa usia terbaik untuk melahirkan adalah di bawah 40 tahun. Semakin tua usia maka semakin tinggi risiko bagi ibu maupun janin, diantaranya:

  • Fertilitas/kesuburan menurun, semakin tua usia semakin sulit untuk hamil.
  • Risiko keguguran tinggi
  • Kelainan genetik: semakin tua usia, kualitas sel telu semakin berkurang dan risiko kelainan genetik seperti cacat bawaan meningkat. Kelainan tersering pada bayi adalah Down Syndrome.
  • Risiko penyakit meningkat selama kehamilan: diabetes, hipertensi, preeklampsia/eklampsia, sampai kematian.
  • Masalah selama melahirkan: wanita usia tua biasanya mengalami pemanjangan waktu melahirkan dan berisiko menyebabkan fetal distress.

Untuk itu, pada kondisi istri Anda yang saat ini sudah mencapai usia 43 tahun, kami tidak lagi menganjurkan untuk program kehamilan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar