Sukses

Kesemutan dan Keringatan

18 Jan 2015, 16:48 WIB
Pria, 44 tahun.

1.setelah senggama telapak kaki terasa seperti kesemutan,gejala sakit apakah ini? 2.gejala sakit apa badan sebelah kanan keringatan sedang yg kiri tidak? trims

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Akan kami coba untuk menjawab pertanyaan Anda satu persatu.

1.setelah senggama/keluar air mani ,ke 2 telapak kakinya terasa kesemutan, normalkah atau gejala penyakit apa?

Kesemutan merupakan keluhan yang pernah dialami oleh semua orang. Biasanya kesemutan terjadi saat tubuh terlalu lama diam, atau berada dalam suatu posisi tertentu, sehingga aliran darah ke daerah tersebut (misal ke arah kaki Anda) menjadi terhambat dan timbul keluhan kesemutan. Anda tidak perlu khawatir mengenai hal ini. Ini merupakan hal yang wajar terjadi. Keluhan tersebut akan berangsur-angsur menghilang dengan menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kesemutan sehingga aliran darah kembali lancar ke daerah tersebut.

2.bagian badan sebelah kanan keringatan sedang yg kana tidak sakit apakah? obatnya + terapinya apa?

Keringat berlebih  disebut dengan hiperhidrosis. Berdasarkan data yang Anda berikan, hiperhidrosis yang Anda alami terjadi di sebagian sisi tubuh. Hiperhidrosis sendiri terbagi atas 3 yaitu : 

  1. Hiperhidrosis fokal primer yaitu kondisi dimana keringat berlebih terjadi pada area tertentu dari tubuh (fokal) di kedua sisi tubuh (umumnya). Lokasi yang sering adalah telapak tangan dan kaki, lengan, kepala, dan wajah.
  2. Hiperhidrosis Idiopatik Generalisasi yaitu kondisi dimana seluruh area tubuh mengeluarkan keringat berlebih.
  3. Hiperhidrosis Sekunder Generalisasi yaitu kondisi keringat berlebih yang dipengaruhi oleh penyakit lain atau kondisi lain seperti menopause, hipertiroid, diabetes melitus (neuropati perifer), atau stroke. Obat-obatan seperti antihipertensi dan antidepresi juga dapat menyebabkan hiperhidrosis. Keringat berlebih juga melibatkan area yang luas di tubuh dan dapat muncul ketika tidur.

Untuk mengetahui secara pasti penyebab dari hal tersebut silahkan anda memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar