Sukses

Anak Tersedak Kacang

18 Feb 2015, 08:34 WIB
Pria, 1 tahun.

selamat sore dok,,saya shabrina di ternate...saya ingin menanyakan tentang anak kedua saya yg berumur 1 tahun 4 bulan..bbrp hari yg lalu anak saya makan kacang kemudian tersedak...stelah it tiba2 napas nya berbunyiii namun jika d dengar dari hidung bunyinya tdk terlalu terdengar. namun jika dr punggung maka bunyi itu trdengar skali...brhubung posisi sy d ternate dgn minim fasilitas yg ada, saya khawatir dgn keadaan anak sy...krn sudah 2x sy bawa k dokter tp pnjelasan berbeda...yg pertama dokter umum tapi katanya tdk asma,yg k 2 k dokter anak dan katanya it suara wheezing dan anak sy d vonis asma...mohon solusinya dok..apakah perlu saya brobat ke luar kota spt mnado? mksh

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Tersedak makanan, yaitu ketika makanan masuk kedalam saluran nafas disebut dengan aspirasi benda asing, dianggap benda asing karena pada saluran nafas seharusnya tidak ada benda tersebut.

Aspirasi benda asing merupakan keadaan emergensi yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah komplikasi yang serius. Lebih dari 50% kasus aspirasi benda asing terjadi pada anak usia kurang dari 3 tahun.

Aspirasi benda asing dapat berupa bahan organik maupun anorganik. Bahan organik yang paling sering ditemukan adalah kacang tanah. Kacang tanah merupakan benda asing organik yang bersifat higroskopis, mudah menjadi lunak dan mengembang oleh air serta menyebabkan iritasi pada mukosa. Hal ini dapat menyebabkan peradangan hebat di saluran napas dan dapat membentuk jaringan granulasi. Reaksi ini berlangsung dengan cepat. Setelah masa laten kira-kira 24 jam akan timbul gejala batuk dengan sputum yang purulen dan disertai demam.

Gejala klinis yang muncul bervariasi, tergantung pada derajat sumbatan, lokasi, sifat, bentuk,ukuran dan lamanya benda asing berada di saluran nafas.

Gejala yang paling sering ditemukan adalah adanya riwayat memasukkan benda asing ke dalam mulut kemudian tersedak , batuk yang paroksismal , nafas berbunyi  dan sumbatan jalan nafas yang nyata (5%). Gejala lain yang muncul adalah demam, batuk berdarah, pneumotoraks.

Tingginya angka kejadian aspirasi benda asing pada anak-anak karena:

  1. Adanya kecenderungan untuk memasukkan segala sesuatu ke dalam mulut.
  2. Sering anak yang menangis, berteriak, berlari dan bermain, dengan makanan di mulut
  3. Gigi molar belum terbentuk sehingga proses mengunyah belum sempurna serta koordinasi proses menelan yang belum matang

Benda asing yang masuk ke dalam saluran nafas akan menimbulkan reaksi pada jaringan sekitarnya. Reaksi jaringan yang timbul dapat berupa reaksi radang lokal, pembengkakan jaringan lokal, luka, dan terbentuknya jaringan granulasi/pertahanan tubuh terhadap benda asing yang dapat mengakibatkan sumbatan jalan nafas. Akibat sumbatan ini maka akan terjadi air trapping/ udara yang terperangkap, empisema, atelektasis, abses paru dan bronkiektasi atau komplikasi lanjut pada paru-paru.

Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan radiologi dan bronkoskopi. Bronkoskop kaku merupakan pilihan untuk pengangkatan benda asing pada anak.

Dalam hal ini tentunya anak Anda memerlukan pertolongan segera pada pusat pelayanan medis dengan fasilitas yang lengkap, seperti rumah sakit. Saran kami, berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk meyakinkan tidak terjadinya kondisi aspirasi tersebut. Namun jika memang hasil pemeriksaan menunjukkan adanya aspirasi, maka mintalah rujukan kepada rumah sakit dengan fasilitas lengkap untuk penangan segera jika memang tidak didapatkan fasilitas memadai pada praktek yang Anda kunjungi tersebut.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar