Sukses

Bercak Berwarna Putih di Kulit

15 Jan 2015, 23:09 WIB
Pria, 33 tahun.

dok, saya ,mau tanya .saya punya penyakit kulit exim kering yang kalau sudah sembuh meninggalkan bekas belang putih. seperti kulit yang lepas./kulit yang g ada picmen nya. gimana cara nya agar kulit saya itu bekas lukanya/ belang nya dapat kembali seperti semula / tanpa belang. trims yaa dok atas perhatiannya

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Bercak keputihan yang Anda sebutkan di dalam dunia medis disebut dengan bercak hipopigmentasi. Hipopigmentasi adalah hilangnya / berkurangnya warna kulit. Hal ini disebabkan berkurangnya sel melanosit di kulit akibat dari berkurangnya asam amino tirosin yang digunakan melanosit untuk membuat melanin atau sel pigmentasi (pewarna kulit). Hipopigmentasi dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :

  • hipopigmentasi pasca peradangan/luka di kulit

  • pitiriasis versikolor atau dikenal dengan panu

  • vitiligo

  • albino

  • lepra

  • pitiriasis alba

Untuk menghilangkan bercak tersebut harus dicari apa penyebabnya. Bila penyebabnya adalah pitiriasis versikolor maka dapat diberikan obat jamur yang sesuai. Terapi disesuaikan dengan penyebabnya. Pada hipopigmentasi pasca peradangan, sel melanosit kulit di daerah tersebut sudah rusak sehingga terjadilah hipopigmentasi, hal ini sulit dihilangkan kecuali dengan operasi / laser.

Hipopigmentasi yang tiba-tiba muncul dengan sendirinya dapat juga disebabkan oleh vitiligo. Vitiligo adalah gangguan pigmentasi dimana melanosit (sel yang membentuk pigment) di area kulit hancur/rusak. Sebagai hasilnya, terdapatlah bercak putih yang muncul pada kulit di berbagai bagian tubuh. Penyebab dari vitiligo masih belum diketahui. Vitiligo diperkirakan merupakan penyakit autoimun atau gangguan kekebalan tubuh seseorang. Dilaporkan bahwa sengatan dinar matahari atau stress dan emosi dapat memicu terjadinya vitiligo. Jenis terapi untuk vitiligo adalah medikal (obat), operasi, dan terapi tambahan. Pemberian obat untuk penderita vitiligo harus sesuai dengan petunjuk dokter yang memeriksa. Masing-masing individu berespon berbeda terhadap terapi yang dilakukan.

Karena banyaknya kemungkinan penyebab terjadinya hipopigmentasi, kami sarankan Anda berkonsultasi ke dokter kulit untuk dilakukan pemeriksaan secara langsung agar dapat diketahui penyebabnya. Dengan demikian, dokter dapat memberikan pengobatan sesuai penyebabnya. Penyakit kulit akan lebih mudah didiagnosis apabila dilihat secara langsung karena perlu diketahui lokasi tepatnya, ukuran dan lainnya. Penggunaan salep secara sembarangan tanpa mengetahui penyebabnya tidak akan memberikan hasil yang efektif.  

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar