Sukses

Pemeriksaan TPHA dan VDRL

20 Jan 2015, 08:44 WIB
Pria, 20 tahun.

kalau saya memiliki peradangan di bagian kantung testis saya, peradangan seperti munculnya banyak bentol merah seperti jerawat. ini sudah terjadi 3 kali. saya sudah tes TPHA dan VDRL dan hasilnya TPHA negatif sedangkan VDRL 1:8. lalu penyakit saya apaan ya dok? apa karena kepanasan? atau penyakit lain?

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan terkait keluhan ini. Pertama izinkan kami menjelaskan tentang pemeriksaan VDRL dan TPHA.

VDRL dan TPHA adalah suatu pemeriksaan untuk mengetahui infeksi Treponema pallidum , memang Treponema pallidum adalah penyebab dari penyakit Sifilis , tapi berdasarkan penelitian VDRL positif , dapat disertai dengan biologi false positif atau benar-benar positif dengan titer rendah. biologi false positif dapat dibagi menjadi 2 yatu :

  • Akut : dapat disebabkan infeksi virus , bakteri , imunisasi , parasit malaria
  • Kronik : dapat disebabkan oleh SLE , penyakit kardiovaskular , gangguan autoimun dan paling sering (70%) ditemukan pada wanita .

Apabila keadaan VDRL positif dan TPHA negatif, kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan kembali 10 minggu kemudian, jika hasil masih tetap maka dianjurkan dengan pemeriksaan yang lebih spesifik yaitu FTA-ABS, FTA-ABS (Fluoresence Treponemal Antibody-Absorption) adalah tes treponema untuk mendeteksi sifilis, apabila hasil FTA-ABS negatif, maka kita dapat menyingkirkan positif palsu. Apabila FTA-ABS positif, maka hasilnya perlu ditegakkan dengan hasil pemeriksaan fisik sebelumnya.

Pemeriksaan ini dapat memberikan hasil negatif palsu (penyakitnya ada tetapi hasil test negatif) maupun positif palsu (penyakitnya tidak ada tetapi hasil test positif).

Hasil negatif palsu, antara lain disebabkan:

  • Fase awal penyakit
  • Jumlah antibodi yang terlalu sedikit
  • Jumlah antibodi yang terlalu banyak

Hasil positif palsu, antara lain disebabkan:

  • Infeksi/penyakit autoimun
  • Kehamilan
  • Immunisasi
  • Perubahan karena bertambahnya usia

Kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar