Sukses

Gejala Pre Menopause

31 Dec 2014, 11:35 WIB
Wanita, 43 tahun.

Dok saya seming yg lalu dah selesai haid tp kok haid lagi dan byk sekali.knp ya dok?kt temen.sy mau manepous benar ga

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami akan menjelaskan mengenai gejala perimenopause. 

Menopause adalah tidak terjadinya periode menstruasi selama 12 bulan akibat dari tidak aktifnya folikel sel telur. Usia rata-rata menopause berkisar 43 – 57 tahun. Selain itu, faktor keturunan juga berperan disini, seorang wanita akan mengalami menopause pada usia tidak jauh berbeda dari ibunya.

Gejala-gejala perimenopause di antaranya adalah :

  • Perubahan periode menstruasi (memendek/memanjang, lebih banyak/lebih sedikit atau tidak menstruasi sama sekali)
  • Hot flashes
  • Keringat malam
  • Kekeringan pada vagina
  • Gangguan tidur
  • Perubahan mood (depresi, mudah tersinggung)
  • Nyeri ketika bersanggama
  • Infeksi saluran kemih
  • Inkontinensia urin (tidak mampu menahan keluarnya air seni)
  • Tidak berminat pada hubungan seksual
  • Peningkatan lemak tubuh di sekitar pinggang
  • Bermasalah dengan konsentrasi dan daya ingat

Yang terpenting saat ini adalah penerapan pola hidup sehat untuk mengruangi gejala, yaitu:

  • Makan makanan sehat yang rendah lemak, tinggi serat; asupan kalsium cukup, hindari rokok dan batasi konsumsi kafein
  • Olahraga teratur minimal 30 menit 3x/hari
  • Usahakan lebih rileks, kurangi stress (seperti dengan meditasi atau yoga).
  • Terapi hormonal

Kontrasepsi oral (pil) sering digunakan untuk pengobatan pada tahapan perimenopause meskipun wanita tersebut tidak memerlukannya untuk tujuan kontrasepsi. Dosis rendah pil kontrasepsi mengurangi gejala hot flashes, kekeringan pada vagina, dan sindroma premenstruasi. Terapi hormonal tersedia dalam berbagai macam bentuk, diantaranya adalah tablet atau patch yang ditempelkan ke kulit, Hormon Replacement Therapy (HRT), dan terapi hormonal lokal (vagina). 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar