Sukses

Oligozoospermia dan Ingin Hamil

15 Jan 2015, 01:56 WIB
Wanita, 29 tahun.

Dok saya nikah sudah 4thn, kemarin baru priksa lab sperma untuk suaminya dan hasilnya oligozospermia berat yaitu 2,3 jt/ml dan volumenya 3 ml. saya kedokter diberi obat untuk suami dan saya. Dan 3 bulan lagi diminta cek sperma lagi. Kata dokter peluangnya kecil dan harus bayi tabung. Saya periksa USG internal hasilnya normal. Apakah saya perlu tes lainnya? dan langkah apa yang saya ambil untuk segera hamil

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Berdasarkan pemeriksaan analisis sperma didapatkan hasil oligozoospermia dimana jumlah sperma yang dihasilkan < 20 juta / ml cairan ejakulat. Normalnya jumlah sperma berkisar antara 20 juta / ml hingga 120 juta / ml.

Jumlah sperma yang dihasilkan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu:

  • Kelelahan
  • Tidur yang kurang
  • Kegemukan/obesitas, merokok, kemoterapi, alkohol, logam berat dan sebagainya
  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
  • Faktor lingkungan (air yang tercemar, radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron
  • Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
  • gangguan/kelainan pada organ reproduksi dan atau saluran kemih, seperti Infeksi saluran reproduksi/saluran kemih
  • Kelainan kromosom(faktor genetik)
  • kurang nutrisi dan vitamin (vitamin C, selenium, zinc, folat)

Rutinitas yang terlalu padat bisa jadi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi secara tidak langsung melalui efek psikologinya. Namun masih terdapat faktor lain yang juga perlu digali lebih lanjut.

Sayangnya 60% masalah sperma tidak diketahui penyebabnya dan dari yang diketahui penyebabnya, sebagian besar tidak bisa diobati (misalnya kelainan kromosom). Jika tidak diketahui penyebab yang jelas, maka tidak ada pengobatan khusus yang tepat untuk mengatasi gangguan sperma suami Anda. 

Anda dan pasangan bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi atau Andrologi untuk mengetahui penyebab terjadinya penurunan jumlah sperma. Perbaikan pola hidup seperti menghindari rokok, alkohol, obesitas, dan lain sebagainya, sedikit banyak dapat membantu memperbaiki kualitas sperma.

Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan dan kesuburan sperma, terdapat beberapa  jenis makanan yang baik untuk kesehatan sperma Anda. Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung: 

  • Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)
  • Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria
  • Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma. 
  • Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur. 
  • Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan. 
  • Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Berikut merupakan beberapa contoh makanan yang baik untuk kesehatan sperma :

1. Tiram / Oyster

Oyster atau tiram merupakan makanan yang kaya akan kandungan zinc. Sedangkan sperma juga terdiri dari zync. Dengan memakan tiram maka produksi sperma dapat meningkat. Penelitian menunjukkan, asupan seng yang rendah berkaitan dengan infertilitas pria. Selain itu, kandungan mineral seng dalam tiram memiliki efek antivirus. Meski penelitian belum dapat menjelaskan prosesnya, mineral seng terbukti berperan besar dalam sistem imun, termasuk dalam penyembuhan luka.

2. Walnut dan Kacang-kacang

Makanan ini dapat meningkatkan jumlah sperma. Selain itu, pola makan yang kaya akan kacang-kacangan, seperti pola makan daerah Mediterania, juga dapat menurunkan risiko seorang untuk menderita penyakit vaskular

Bicara soal kacang-kacangan, tidak dapat dipisahkan dengan kandungan zinc seperti di tiram pada poin sebel. Contohnya kacang almond juga dapat meningkatkan imun dalam tubuh akibat dampak stres, karena kandungan zinc dalam kacang almond sangat banyak. Selain itu ada juga biji labu, kacang mete, dan biji bunga matahari yang merupakan sumber zinc yang juga baik bagi tubuh. Zinc yang baik juga ada pada makanan sehari-hari kita yaitu tempe dan tahu.

3. Bawang

Meskipun sebagian orang lebih menghindari makanan ini karena dikhawatirkan memberikan dampak aroma tak sedap, tapi ternyata bawang memberikan manfaat untuk kesehatan vitalitas dan sperma pria.  

Bawang dapat meningkatkan aliran darah ke alat genital dan meningkatkan kekuatan sperma. Bawang juga kaya akan vitamin B6 dan selenium yang berguna untuk kesehatan sperma. Selenium dan beberapa mineral lain dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu selenium juga berfungsi untuk mencegah kanker kulit.

4. Salmon

Makanan yang kaya protein dapat meningkatkan jumlah sperma. Jadi makanan seperti salmon yang kaya protein baik untuk kesehatan sperma. Makanan yang tinggi protein lainnya adalah daging merah. Namun perlu Anda perhatikan bahwa konsumsi daging merah berlebihan tidak baik untuk kesehatan jantung Anda. Salmon juga merupakan sumber omega-3 yang tinggi yang berguna mencegah gumpala kolesterol di pembuluh darah serta membantu melindungi jantung terhadao kelainan irama jantung.

5. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)

Jika Anda dalam program untuk mempercepat kehamilan, jangan ragu untuk ‘mencekoki’ suami Anda dark chocolate. Karena cokelat hitam banyak mengandung L-Arginin HCL, sebuah asam amino yang diperlukan untuk meningkatkan jumlah sperma dan volume sperma.

 

Namun jika dalam beberapa bulan setelah berbagai upaya tetap tidak ada perbaikan pada jumlah sperma, maka Anda dan pasangan dapat mencoba untuk melakukan inseminasi buatan atau program bayi tabung untuk mendapatkan keturunan.

Selama suami Anda masih memiliki sperma, Anda dan pasangan masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan keturunan. Kami sarankan Anda dan pasangan untuk memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan beserta dengan Dokter Spesialis Andrologi, agar masalah yang melatarbelakangi gangguan sperma dapat ditemukan dan tata laksana terbaik dapat dipilih.

Apabila tindakan inseminasi tidak berhasil, Anda dan pasangan dapat mencoba program bayi tabung.

 

Berikut kami sertakan beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

5 Makanan untuk Sperma Sehat

Kunyit Sebabkan Kemandulan pada Pria?

5 Hal Penyebab Sperma Sehat

Pria Obesitas, Jumlah Sperma Sedikit?

Kapan Harus Periksa Sperma?

Ilmuwan Berhasil Ciptakan Sperma Buatan

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar