Sukses

Demam Tifoid

28 Nov 2014, 11:43 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok, saya pernah kena tipes, sekarang ini masih dalam tahap penyembuhan. Bagaimana cara pencegahan supaya Tipes saya tidak kambuh lagi ya Dok? Terima kasih..

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Demam tifoid atau dalam istilah awam dikenal dengan demam tipes merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella typhii yang ditularkan lewat makanan. Gejalanya bisa berupa demasm, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit, penurunan nafsu makan dan nyeri perut.  Kadang penderita merasakan nyeri ketika berkemih dan terjadi batuk serta perdarahan dari hidung. Gejala penyakit demam tifoid dapat berlangsung antara 10-14 hari. Demam tifoid dapat berulang jika terdapat penurunan daya tahan tubuh. 
Penderita demam tifoid perlu mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter sesuai petunjuk, beristirahat cukup dan juga memperhatikan asupan makanan dan minumannya. Didalam forum ini kami tidak dapat memberikan terapi obat dikarenakan tidak adanya data wawancara medis secara detail dan pemeriksaan fisik sebelumnya.  

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam tifoid:

  • Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam, dan berbumbu tajam
  • Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencenaan
  • Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecil
  • Bila diberikan untuk jangka waktu lama atau dalam keadaan khusus, perlu disertai suplemen vitamin dan mineral, atau makanan formula.

Berikut pencegahan demam tifoid:

  1. Ketahui dengan pasti makanan yang Anda makan dimasak sematang mungkin
  2. Ketika Anda merasa bahwa tubuh Anda sedang kurang fit, hindari jajan sembarangan karena pada dasarnya penyakit apapun akan lebih mudah menyerang saat tubuh kita dalam kondisi yang kurang prima.
  3. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah Anda makan, ikuti 7 langkah mencuci tangan yang dianjurkan WHO (Baca: Bagaimana Mencuci Tangan yang Benar?)
  4. Jika memungkinkan, bawalah perbekalan makan dari rumah, segala sesuatu yang dimasak di rumah sendiri seharusnya lebih higienis daripada yang biasa Anda dapatkan di tempat umum.

Perlukah mendapat vaksinasi tifoid?

Pemberian vaksinasi untuk mencegah penyakit tifus hanya dapat memberikan perlindungan sebesar 70% selama beberapa tahun, namun vaksin ini hanya diberikan pada kondisi tertentu, yaitu kepada orang-orang yang akan bepergian ke daerah endemis tifus, memiliki kontak erat dengan pembawa bakteri Salmonella sp. (karier tifus), dan petugas laboratorium yang berkontak dengan bakteri Salmonella sp. Terdapat dua metoda pemberian vaksin tifus, yaitu secara oral (ditelan) dan injeksi (suntik), namun yang boleh diberikan pada anak usia 5 tahun hanyalah yang jenis suntik. Bagaimanpun, senantiasa memperhatikan kebersihan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi merupakan tindakan pencegahan yang sama penting dan sama efektif dengan tindakan vaksinasi ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (MP)

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar