Sukses

Gejala GERD Selalu Berulang

31 Dec 2014, 12:05 WIB
Pria, 45 tahun.

2th saya menderita asam lambung, masih sering berobat jalan. Kalau malam saya sering terbangun karena sesak, katanya akibat asam lambung yg naik ke tenggorokan. saya minumin air agak panas agar reda sesaknya lalu saya pakai tidur, tapi nantinya bangun lagi krn sesak. sangat mengganggu tidur saya, kadang siang pun pernah terjadi, mohon sulusinya dok? trims

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami menduga Anda mengalami GERD. GERD atau Gastro-esophageal reflux disease adalah kondisi di mana terjadi refluks asam lambung ke kerongkongan. Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan (seperti yang Anda rasakan), masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD
  • Berhenti merokok
  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.
  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.
  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.
  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.
  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:
    • nitrat
    • anti-kolinergik
    • antidepresan tricyclic
    • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)
    • kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Seseorang dengan GERD akan mudah mengalami kembali gejala serupa apabila faktor risikonya masih terdapat di dalam dirinya. Seperti pada kasus Anda, kami menyarankan untuk mencoba melakukan perubahan gaya hidup untuk meminimalisir pencetus timbulnya gejala GERD. Namun jika keluhan semakin memburuk, kami menganjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis Penyakit Dalam untuk penanganan lebih lanjut yang terbaik sesuai dengan kondisi Anda.

Berikut kami lampirkan berbagai artikel terkait GERD:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar